Minahasa Utara, Jelajahterkini.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melakukan rotasi dan penyegaran birokrasi. Dr. Evelyn C. Luntungan, S.IP., M.A.P., kini dipercaya memimpin Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara.
Evelyn resmi dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan setelah sebelumnya menjabat Kepala Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Minahasa Utara. Pelantikan berlangsung di Lantai 3 Kantor Bupati Minahasa Utara, Kamis (3/9/2026).
Pelantikan 24 pejabat tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Utara, Ir. Novly G. Wowiling, M.Si.
Dari total pejabat yang dilantik, empat merupakan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 19 Pejabat Administrator, dan satu Pejabat Pengawas.
Pergantian tersebut bukan sekadar rotasi jabatan. Posisi Kepala Dinas Pendidikan membawa tanggung jawab besar karena sektor pendidikan menjadi salah satu fondasi utama pembangunan kualitas sumber daya manusia di Minahasa Utara.
Evelyn menyadari jabatan baru tersebut menghadirkan tantangan sekaligus tuntutan untuk bekerja lebih maksimal.
“Saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Minahasa Utara atas kepercayaan dan kesempatan yang diberikan kepada saya untuk mengemban amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan. Bagi saya, kepercayaan ini merupakan tanggung jawab yang harus saya jalankan dengan sebaik-baiknya,” ujar Evelyn.
Ia menegaskan, kepercayaan yang diberikan bukan hanya berkaitan dengan jabatan, tetapi merupakan amanah untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Karena itu, Evelyn berkomitmen menjalankan tugas dengan mengedepankan integritas, tanggung jawab dan koordinasi dengan seluruh jajaran.
“Saya tentu menyadari bahwa tugas ini tidak ringan. Karena itu, saya akan berusaha menjalankan amanah ini dengan penuh komitmen, integritas dan tanggung jawab,” katanya.
Sebagai pimpinan baru Dinas Pendidikan, Evelyn menilai penguatan sektor pendidikan membutuhkan kerja bersama. Pemerintah daerah, sekolah, tenaga pendidik, masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya harus bergerak dalam satu arah.
Menurutnya, pendidikan memiliki posisi strategis dalam menentukan kualitas sumber daya manusia sekaligus masa depan daerah.
“Pendidikan merupakan salah satu sektor yang sangat strategis dalam pembangunan daerah. Tentunya kita membutuhkan kerja sama semua pihak. Saya berharap dengan kebersamaan dan sinergi yang baik, kita dapat memberikan pelayanan pendidikan yang semakin optimal bagi masyarakat,” ungkapnya.
Evelyn juga meminta dukungan seluruh jajaran Dinas Pendidikan dalam menjalankan tugas barunya.
Baginya, tantangan di sektor pendidikan tidak dapat diselesaikan hanya melalui kebijakan struktural, tetapi membutuhkan koordinasi, evaluasi dan sinergi berkelanjutan.
Evelyn menggantikan Ir. Jofieta N. Supit, M.Si., yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Minahasa Utara.
Dalam rotasi kali ini, Jofieta dipercaya menempati posisi sebagai Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik.
Sementara Evelyn membawa pengalaman dari posisi sebelumnya sebagai Kepala Bagian Umum Setda untuk mengemban mandat baru di salah satu organisasi perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.
Pergantian tersebut sekaligus membuka babak baru bagi kepemimpinan Dinas Pendidikan Minahasa Utara.
Publik kini menunggu bagaimana Evelyn menerjemahkan kepercayaan tersebut ke dalam program dan kebijakan yang mampu menjawab kebutuhan dunia pendidikan, termasuk peningkatan kualitas pelayanan serta penguatan sumber daya manusia.
Evelyn memastikan dirinya akan bekerja maksimal untuk menjaga kepercayaan yang telah diberikan.
“Sekali lagi saya menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati atas kepercayaan yang diberikan. Saya akan berupaya menjaga kepercayaan ini dengan bekerja secara maksimal dan memberikan kontribusi terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara serta masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan 24 pejabat tersebut menjadi bagian dari penataan dan penyegaran organisasi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara.
Namun bagi Evelyn, jabatan baru ini bukan sekadar perpindahan posisi. Ini merupakan ujian kepemimpinan sekaligus kesempatan untuk membuktikan bahwa birokrasi dapat menghadirkan pelayanan pendidikan yang lebih efektif, responsif dan berpihak pada kebutuhan masyarakat.
DoKaLo




