
Minsel , JelajahTerkini — Kecamatan Kumelembuai mencatat prestasi membanggakan dalam evaluasi kinerja pelayanan publik Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan. Kecamatan ini berhasil meraih Predikat Terbaik Peringkat I dalam Penilaian Evaluasi Kinerja Pelayanan Publik Pemerintah (PEKPPP) Tahun 2026 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).
Dari 17 kecamatan yang ada di Kabupaten Minahasa Selatan, Kecamatan Kumelembuai berhasil menempati posisi teratas dengan nilai 3,580 dan kategori B (Baik).
Capaian tersebut menjadi gambaran atas komitmen jajaran Kecamatan Kumelembuai dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas, transparan, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Di balik capaian tersebut, peran Camat Kumelembuai, Michael Kamang Waworuntu, S.STP, turut menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan kinerja pemerintahan dan pelayanan publik di wilayah tersebut.Kamis 2/9/2026
Michael Kamang Waworuntu merupakan lulusan STPDN dan telah memiliki pengalaman sekitar 10 tahun sebagai camat. Ia juga pernah meraih Juara I PIM IV, sebuah capaian yang menunjukkan kapasitas dan kompetensinya dalam bidang kepemimpinan serta tata kelola pemerintahan.
Perjalanan karier dan pengalamannya di pemerintahan menjadi modal dalam membangun sistem kerja yang mengedepankan disiplin, koordinasi, inovasi, integritas, serta pelayanan kepada masyarakat.
Dalam perjalanan pemerintahan di Minahasa Selatan, sosok Michael Kamang Waworuntu juga merupakan putra dari Drs Hendri Dunan Waworuntu yang juga pernah menjabat Sekda Minsel, pejabat Bupati Minsel, Dosen APDN dan mantan Kepala Balai kepegawaian serta Tokoh pemekaran Kabupaten Minsel.
Latar belakang keluarga pemerintahan tersebut menjadi bagian dari perjalanan panjang pengabdiannya di lingkungan pemerintahan daerah.
Namun, prestasi Kecamatan Kumelembuai dalam PEKPPP 2026 bukan semata-mata hasil kerja seorang camat. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi seluruh jajaran pemerintahan kecamatan, pemerintah desa, ASN, perangkat desa, serta masyarakat.
Dalam materi apresiasi Kecamatan Kumelembuai, disampaikan penghargaan dan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik.
“Terima kasih kepada seluruh ASN, Pemerintah Desa, dan masyarakat Kumelembuai atas kerja sama, dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan. Ini bukan sekadar angka, ini adalah hasil kerja bersama.”
Predikat Peringkat I tersebut juga dipandang bukan sebagai alasan untuk berpuas diri.
Sebaliknya, capaian itu menjadi tanggung jawab sekaligus motivasi untuk terus melakukan pembenahan dan mempertahankan kualitas pelayanan yang telah dicapai.
Sejumlah prinsip menjadi perhatian dalam pelaksanaan pelayanan publik di Kecamatan Kumelembuai, antara lain memberikan pelayanan prima, memperkuat kolaborasi, menjaga transparansi dan akuntabilitas, serta menjunjung tinggi integritas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Selain itu, inovasi dan evaluasi secara berkelanjutan terus didorong agar pelayanan publik mampu mengikuti kebutuhan masyarakat yang semakin berkembang.
Keberhasilan meraih Peringkat I PEKPPP 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh perangkat kecamatan dan pemerintah desa di wilayah Kumelembuai untuk terus mempertahankan standar pelayanan sekaligus meningkatkan berbagai aspek yang masih perlu dibenahi.
Prestasi ini sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan publik yang berkualitas dapat diwujudkan melalui kerja bersama, kepemimpinan yang kuat, kedisiplinan, integritas, serta komitmen untuk menempatkan kepentingan masyarakat sebagai prioritas.
Predikat terbaik tersebut pada akhirnya bukan hanya sebuah penghargaan, tetapi menjadi pemacu semangat Kecamatan Kumelembuai untuk menghadirkan pelayanan yang semakin mudah, cepat, transparan, responsif, dan berkualitas bagi masyarakat.(*)



