Tuesday, June 16, 2026
HomeMinahasa UtaraBupati Joune Ganda Hadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri, Perkuat...

Bupati Joune Ganda Hadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri, Perkuat Kebersamaan dan Nilai Keimanan

Date:

Minahasa Utara, Jelajahterkini.com – Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda, menghadiri Ibadah Pengucapan Syukur Jemaat GMIM Baitani Winuri Wilayah Likupang Dua sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara terhadap kehidupan keagamaan, pelestarian budaya, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat, Minggu (14/06/2026).

Ibadah Pengucapan Syukur berlangsung dalam suasana penuh hikmat dan sukacita. Kegiatan tersebut dihadiri oleh jemaat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai unsur masyarakat yang turut memaknai momentum syukur atas penyertaan Tuhan dalam kehidupan mereka.

Ibadah dipimpin oleh Ketua BPMW Likupang Dua sekaligus Ketua BPMJ GMIM Baitani Winuri, Ratnasari Naomi Manoy. Dalam pelayanan firman, ia mengajak seluruh jemaat untuk terus menjaga iman, memperkuat kebersamaan, serta menghidupi semangat kasih dan gotong royong dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran Bupati Joune Ganda dalam ibadah tersebut menjadi wujud perhatian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dalam membangun sinergi yang harmonis dengan lembaga keagamaan serta seluruh elemen masyarakat.

“Momentum Pengucapan Syukur tidak hanya menjadi ungkapan rasa syukur kepada Tuhan, tetapi juga sarana mempererat persaudaraan dan memperkuat persatuan di tengah keberagaman masyarakat,” kata Joune.

Dalam kesempatan itu, Joune Ganda juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh Jemaat GMIM Baitani Winuri yang terus menjaga nilai-nilai kebersamaan, toleransi, serta budaya saling menopang yang telah menjadi bagian penting dari identitas masyarakat Minahasa Utara.

“Saya berharap semangat Pengucapan Syukur dapat terus menjadi kekuatan moral dan sosial dalam membangun daerah, sekaligus memperkokoh kerukunan antarwarga demi terwujudnya Minahasa Utara yang maju, sejahtera, dan berdaya saing,” ujar Joune.

Tradisi Pengucapan Syukur sendiri merupakan warisan budaya yang memiliki nilai religius dan sosial yang tinggi. Selain sebagai bentuk ungkapan syukur kepada Tuhan, tradisi ini juga menjadi wadah mempererat hubungan antarsesama, memperkuat persatuan, dan menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Minahasa Utara.

(DoKaLo)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here