Friday, June 19, 2026
HomeMinahasa UtaraDibawah Kepemimpinan JGKWL, Realisasi Investasi Triwulan I 2026 Menunjukkan Pencapaian

Dibawah Kepemimpinan JGKWL, Realisasi Investasi Triwulan I 2026 Menunjukkan Pencapaian

Date:

Minahasa Utara, Jelajahterkini.com – Realisasi investasi di Kabupaten Minahasa Utara (Minut) pada Triwulan (TW) I Tahun 2026 menunjukkan capaian signifikan. Di bawah kepemimpinan Bupati Joune Ganda bersama Wakil Bupati Kevin William Lotulung, sektor investasi daerah ini terus tumbuh meski di tengah ketidakpastian ekonomi global dan kebijakan efisiensi anggaran, Selasa (5/5/2026).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Minut, Richard J.H. Dondokambey, mengungkapkan bahwa realisasi investasi pada TW I 2026 mencapai Rp.779.180.472.263 dari target tahunan sebesar Rp.1,95 triliun. “Presentase nilai realisasi investasi TW I Tahun 2026 sebesar 39,95 persen,” ujarnya.

Target investasi sebesar Rp.1,95 triliun tersebut merupakan penetapan dari Kementerian Investasi/BKPM melalui Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara untuk tahun 2025 dan 2026. Pada triwulan pertama 2026, total proyek investasi yang terealisasi mencapai 530 proyek, terdiri dari 437 proyek Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan 93 proyek Penanaman Modal Asing (PMA).

Dari sisi ketenagakerjaan, investasi tersebut mampu menyerap 773 tenaga kerja, masing-masing 474 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan 299 Tenaga Kerja Asing (TKA). Adapun lima sektor usaha dominan yang menjadi penyumbang terbesar investasi meliputi sektor pertambangan sebesar Rp.429,97 miliar, listrik, gas dan air Rp.141,89 miliar, hotel dan restoran Rp.75,53 miliar, industri makanan Rp.42,12 miliar, serta sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran sebesar Rp.38,72 miliar.Untuk penanaman modal asing, tiga negara dengan nilai investasi terbesar di Minahasa Utara adalah Singapura sebesar Rp.435,61 miliar, Hong Kong (RRT) Rp.10,96 miliar, dan Republik Rakyat Tiongkok sebesar Rp.4,63 miliar.

Dondokambey menambahkan, capaian investasi Minut dalam tiga tahun terakhir menunjukkan tren positif bahkan kerap melampaui target pemerintah pusat. Hal ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah daerah yang mendorong pelayanan berbasis digital, profesional, akuntabel, serta bebas dari pungutan liar.Secara terpisah, Bupati Joune Ganda menyampaikan apresiasinya atas capaian tersebut. Menurutnya, realisasi investasi pada triwulan pertama menjadi indikator kuat bahwa Minahasa Utara tetap menjadi daerah yang diminati investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

“Capaian ini semakin memperkuat posisi Minahasa Utara sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi utama di Sulawesi Utara, bahkan cukup diperhitungkan di tingkat nasional,” ujar Joune Ganda.

Ia menjelaskan, stabilitas iklim usaha serta kemudahan pelayanan melalui DPMPTSP yang kini terpusat di Mal Pelayanan Publik (MPP) menjadi faktor penting dalam mendorong investasi. Keberadaan MPP dinilai mampu mempercepat proses perizinan dan administrasi secara terintegrasi.

“Melihat capaian TW I yang sudah hampir 40 persen, saya optimistis realisasi investasi tahun 2026 akan mencapai target bahkan bisa melampaui seperti dua tahun sebelumnya,” tambahnya.

Bupati juga mengingatkan seluruh jajaran pemerintah daerah untuk terus memberikan kemudahan pelayanan kepada para investor serta menghindari birokrasi yang berbelit dan praktik pungli yang dapat menghambat masuknya investasi.

Dengan tren pertumbuhan yang terus positif dan dukungan pelayanan publik yang semakin baik, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara optimistis iklim investasi di daerah ini akan terus berkembang dan berdampak langsung pada pertumbuhan ekonomi serta peningkatan penyerapan tenaga kerja.

(DoKaLo)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here