MITRA – Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai peringatan satu tahun kepemimpinan Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda, yang digelar dalam ibadah syukur di Soekarno Legislative Hall, Ratahan, Jumat (20/2/2026).

Ibadah dipimpin Ketua BPMW Ratahan Pdt. Jus Julius Talumantak dan berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan anggota DPRD, pejabat Pemkab Mitra, para camat, hukum tua, lurah, serta undangan lainnya.
Tampak hadir Bupati Ronald Kandoli bersama Ketua TP-PKK Stefa Kandoli Antou, serta Wakil Bupati Fredy Tuda didampingi Wakil Ketua TP-PKK Sandra Tuda Kindangen. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara Capt. Remly Kandoli, Ketua DPRD Mitra Sophia Antou, Kapolres Mitra AKBP Handoko Sanjaya, Kajari Minahasa Selatan Albertus Ronni Santoso, perwakilan Dandim 1302 Minahasa, serta Sekretaris Daerah David Lalandos.

Dalam sambutannya, Bupati Ronald Kandoli menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan dalam perjalanan satu tahun kepemimpinan bersama Wakil Bupati Fredy Tuda. Ia menegaskan bahwa momentum ini bukan sekadar seremoni, melainkan refleksi untuk memperkuat komitmen pelayanan kepada masyarakat.
“Satu tahun ini adalah fondasi awal. Kami berkomitmen melanjutkan pembangunan yang merata agar Minahasa Tenggara menjadi rumah yang aman, nyaman, dan penuh harapan bagi seluruh masyarakat,” ujar Kandoli.

Ia juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan selama tahun 2025, di antaranya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, serta membaiknya Indeks Kualitas Lingkungan Hidup. Di bidang tata kelola pemerintahan, Pemkab Mitra berhasil meraih penghargaan Kabupaten Percontohan Antikorupsi dari KPK dan sejumlah apresiasi lainnya di tingkat provinsi maupun nasional.

Capaian Satu Tahun Kepemimpinan
Selama tahun 2025, sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif di berbagai sektor.
1. Peningkatan Indikator Pembangunan Daerah
- Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari 73,68 (2024) menjadi 74,28 (2025).
- Angka kemiskinan turun dari 11,72 persen menjadi 10,31 persen.
- Indeks Kualitas Lingkungan Hidup meningkat dari 66,12 persen menjadi 77,88 persen.
2. Tata Kelola Pemerintahan dan Antikorupsi
- Menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang menerima penghargaan Kabupaten Percontohan Antikorupsi dari KPK.
- Meraih Peringkat I MCP KPK tingkat Sulawesi Utara.
- Menerima Paritrana Award.
- Meraih Universal Health Coverage (UHC) kategori pratama.
3. Infrastruktur dan Konektivitas
- Pelebaran jalan dan pembangunan trotoar di pusat Kota Ratahan.
- Pembangunan ruas jalan Belang–Moreah.
- Peningkatan akses Ratatotok–Tonsawang–Mundung.
4. Kesehatan
- RSUD Mitra Sehat meningkat status menjadi rumah sakit tipe C, sehingga layanan medis semakin lengkap dan optimal.
5. Pendidikan
- Realokasi anggaran seremonial dan perjalanan dinas untuk pembangunan fisik sekolah.
- Sebanyak 137 sekolah direnovasi dan dibangun.
6. Program Nasional dan Kesejahteraan Sosial
- Pengoperasian 10 dapur Program Makan Bergizi Gratis, termasuk di wilayah terpencil seperti Wioi, Morea, dan Tonsawang.
7. Ketenagakerjaan dan Pemberdayaan SDM
- Program pengiriman calon pekerja migran ke Jepang melalui skema Specified Skilled Workers (SSW) yang dibiayai APBD.
8. Pelayanan Publik
- Peluncuran Call Center 112 sebagai layanan darurat terpadu bagi masyarakat.
Satu tahun kepemimpinan Ronald Kandoli dan Fredy Tuda dinilai menjadi fase awal konsolidasi pembangunan dengan capaian terukur di berbagai sektor. Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan program-program strategis demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Fanesa/Advertorial)




