Minut, Jelajahterkini.com – Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn.) Yulius Selvanus, S.E., secara resmi meresmikan penerbangan maskapai TransNusa dengan rute internasional Taipei–Manado pada Sabtu (14/02/2026) di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado. Pembukaan rute ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas internasional dan mendorong pertumbuhan sektor pariwisata di provinsi tersebut.

Agenda peresmian dihadiri oleh berbagai tokoh penting, antara lain Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Kemenparekraf) Vinsensius Jemadu, Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, Wali Kota Manado, General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Sam Ratulangi Manado Radityo Ari Purwoko, Chairman Cocos Tour Indonesia Lentono, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Utara. Kedatangan pesawat dari Taipei disambut dengan prosesi water salute sebagai bentuk penghormatan terhadap penerbangan perdana.
Selain itu, dilakukan juga penyambutan adat khas Sulawesi Utara melalui pengalungan kain bentenan kepada para tamu, sebagai simbol penghormatan dan ucapan selamat datang di Bumi Nyiur Melambai. Penerbangan charter rute Taipei–Manado difasilitasi oleh Cocos Tour Indonesia, yang telah lama aktif mendukung pengembangan pariwisata dan mendatangkan wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara. Gubernur Yulius Selvanus menegaskan bahwa sektor pariwisata merupakan motor penggerak utama perekonomian daerah.
Ia berharap pembukaan rute internasional ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, membuka peluang investasi, serta memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Sulawesi Utara. Deputi Kemenparekraf RI Vinsensius Jemadu menyampaikan apresiasi atas dibukanya rute tersebut. Ia menegaskan komitmen pemerintah pusat untuk terus mendukung pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata di Sulawesi Utara agar semakin berdaya saing secara internasional.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara optimistis Manado akan semakin dikenal sebagai gerbang pariwisata internasional di kawasan timur Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Sulawesi Utara sebagai destinasi unggulan bagi wisatawan mancanegara, khususnya dari kawasan Asia Timur.
(*DoKaLo)




