
Manado, Jelajahterkini — Kehadiran Syerly Adelyn Sompotan sebagai Sekretaris DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara menjadi energi baru dalam upaya penguatan partai di daerah. Sosok perempuan dengan pengalaman panjang ini dinilai mampu memperkokoh konsolidasi internal sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat. Sabtu 18/04/2026
Dikenal luas di Sulawesi Utara, Syerly memiliki rekam jejak yang kuat di bidang pemerintahan, politik, dan sosial kemasyarakatan. Ia pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Tomohon periode 2016–2021, mendampingi Jimmy Feidie Eman. Dalam masa jabatannya, ia dikenal aktif turun langsung ke lapangan dan mendorong berbagai program pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan publik hingga pemberdayaan perempuan dan keluarga.
Gaya kepemimpinannya yang humanis menjadi salah satu kekuatan utama. Syerly kerap hadir dalam berbagai kegiatan sosial, membangun kedekatan emosional dengan warga serta menjalin komunikasi yang efektif di berbagai lapisan masyarakat. Hal ini menjadikannya figur perempuan yang tidak hanya kuat secara kapasitas, tetapi juga dekat dengan rakyat.
Sebelum bergabung dengan PSI, perjalanan politiknya juga ditempa melalui keterlibatan di Partai Golkar. Selain itu, ia aktif dalam berbagai organisasi sosial dan kemasyarakatan, yang semakin memperkaya pengalaman kepemimpinan dan memperluas jejaringnya. Dari proses tersebut, terbentuk karakter pemimpin yang adaptif, tangguh, dan memiliki kepedulian tinggi terhadap isu-isu sosial.
Masuknya Syerly ke PSI Sulut dipandang sebagai langkah strategis di tengah dinamika politik yang semakin kompetitif. Dengan pengalaman birokrasi dan politik yang dimilikinya, ia diyakini mampu meningkatkan efektivitas organisasi, memperkuat konsolidasi internal, serta memperluas komunikasi politik dengan masyarakat.
Kehadirannya juga diharapkan mampu mendorong peningkatan partisipasi politik perempuan di Sulawesi Utara. Syerly dinilai dapat menjadi inspirasi sekaligus representasi bagi perempuan untuk lebih aktif dalam proses politik dan pembangunan daerah.
Di sisi lain, PSI sebagai partai yang identik dengan generasi muda melihat sosok Syerly sebagai jembatan antara pengalaman dan semangat pembaruan. Kombinasi ini dinilai penting dalam membangun kekuatan politik yang solid, progresif, dan tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat saat ini.
Dengan latar belakang yang kuat, pengalaman matang, serta kemampuan komunikasi yang baik, Syerly Adelyn Sompotan diharapkan mampu menjadi motor penggerak baru di tubuh PSI Sulawesi Utara. Kehadirannya tidak hanya memperkuat struktur partai, tetapi juga membuka peluang besar bagi meningkatnya kepercayaan publik.
Ke depan, sinergi antara pengalaman, jaringan, dan semangat pembaruan yang dibawanya diyakini akan menjadi modal penting bagi PSI Sulut dalam menghadapi berbagai agenda politik, sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (V)



