Mitra Jelajahterkini- Pemerintah Desa Betelen Satu, Kecamatan Tombatu, Kabupaten Minahasa Tenggara, melaksanakan kegiatan Rembuk Stunting yang bertempat di Kantor Desa Betelen Satu, Senin (1/9/2025).
Kegiatan ini dibuka oleh Hukum Tua Desa Betelen Satu, Steven Y. Tiow, dan dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Tombatu, Roni Pratasik, Pendamping Desa, perwakilan Puskesmas Tombatu, Erdi Legi, serta unsur Perangkat Desa, BPD, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat.
Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah yang bertujuan menyusun langkah-langkah strategis dalam upaya percepatan pencegahan dan penanganan stunting di tingkat desa. Melalui kegiatan ini, berbagai pihak bersama-sama membahas kondisi kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil, balita, dan keluarga berisiko stunting.
Dalam sambutannya, Sekretaris Kecamatan Tombatu, Roni Pratasik, mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Betelen Satu yang terus mendukung program pemerintah dalam menekan angka stunting melalui kolaborasi lintas sektor.
Sementara itu, perwakilan Puskesmas Tombatu, Erdi Legi, menyampaikan pentingnya peran keluarga, kader kesehatan, dan masyarakat dalam memastikan pemenuhan gizi serta pemantauan tumbuh kembang anak secara berkelanjutan.
Hukum Tua Steven Y. Tiow mengatakan bahwa pencegahan stunting membutuhkan kerja sama semua pihak agar generasi muda desa dapat tumbuh sehat dan berkualitas.
“Penanganan stunting bukan hanya tugas tenaga kesehatan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Melalui rembuk stunting ini, kami berharap lahir komitmen dan langkah nyata untuk memastikan anak-anak di Desa Betelen Satu mendapatkan gizi dan pelayanan kesehatan yang baik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Betelen Satu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program kesehatan masyarakat dan menjadikan upaya pencegahan stunting sebagai salah satu prioritas pembangunan desa.




