Saturday, April 18, 2026
HomeKriminalTerduga Pelaku Penikaman Brutal di Tondano Timur Berhasil Dibungkus Tim Resmob Minahasa

Terduga Pelaku Penikaman Brutal di Tondano Timur Berhasil Dibungkus Tim Resmob Minahasa

Date:

Minahasa – Tim Resmob dibawah pimpinan Kanit AIPDA Suryadi SH berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial JS (24), warga Kelurahan Rerewokan, Kecamatan Tondano Barat, atas dugaan melakukan penikaman terhadap korban berinisial OJW (27), warga Kelurahan Tandengan, Kecamatan Eris.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (26/6/2025) sekitar pukul 02.30 WITA, di Kelurahan Toulour, Kecamatan Tondano Timur.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan saksi,terduga pelaku saat itu berada di lokasi kejadian, kemudian datang sekelompok pemuda bersama korban membuat keributan, merasa terganggu dan terpancing emosi, ia kemudian mengejar salah satu dari rombongan pemuda tersebut, namun justru mendapati korban tertinggal.

Tanpa banyak bicara,terduga pelaku menampar wajah korban, yang berusaha menahan dirinya. Namun terduga pelaku langsung mencabut sebilah pisau dari pinggang kiri dan menikam korban di bagian selangkangan.

Saat korban mencoba melarikan diri, terduga pelaku kembali mengejarnya dan menikam bagian punggung sebanyak dua kali sebelum kabur dari lokasi.

Korban mengalami luka tikam serius dan segera dilarikan ke fasilitas medis. Sementara itu, pihak kepolisian yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran.

Berkat kerja cepat dan koordinasi lapangan yang solid, Tim Resmob di bawah komando Aipda Suryadi, S.H., berhasil mengamankan pelaku pada Sabtu malam, 28 Juni 2025, pukul 21.30 WITA, beserta barang bukti sebilah pisau (badik) yang diduga kuat digunakan saat kejadian.

Kapolres Minahasa AKBP Stevent J.R. Simbar, S.I.K., melalui Kasi Humas menyampaikan bahwa kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk tidak mengedepankan emosi dalam menyelesaikan persoalan.

“Kami sangat menyayangkan tindakan kekerasan seperti ini, apalagi terjadi di tengah lingkungan masyarakat yang sedang berduka. Kami akan proses pelaku sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Saat ini, pelaku telah diamankan di Mapolres Minahasa dan diserahkan kepada penyidik Satreskrim untuk pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga terus mengumpulkan keterangan tambahan dari saksi-saksi guna mendalami motif dan keterkaitan lainnya.

Pihak kepolisian kembali mengimbau masyarakat, khususnya para pemuda, untuk menjaga ketertiban, menghindari provokasi, serta tidak membawa senjata tajam dalam situasi apa pun. Keamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama. (*V)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here