MITRA– Jelajahterkini.com — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Kabupaten Minahasa Tenggara berlangsung meriah melalui rangkaian kegiatan yang dipusatkan di Plaza Ratahan hingga kompleks DPRD Minahasa Tenggara. Momentum hari jadi daerah tersebut menjadi ajang memperkuat semangat kebersamaan sekaligus menampilkan capaian pembangunan daerah.

Puncak kemeriahan diawali dengan pembukaan pameran pembangunan dan berbagai perlombaan oleh Bupati Minahasa Tenggara Ronald Kandoli di Plaza Ratahan, Kamis (21/5/2026). Sejak pagi, masyarakat memadati lokasi kegiatan untuk menyaksikan pameran pembangunan serta beragam atraksi yang disiapkan pemerintah daerah.
Berbagai stan milik satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kecamatan, sektor perbankan, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berjajar di area pameran dengan menampilkan produk unggulan dan hasil pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Ronald Kandoli menegaskan bahwa pameran pembangunan bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi menjadi sarana memperlihatkan hasil pembangunan sekaligus mendorong kreativitas masyarakat.
“Momentum HUT ke-19 ini harus menjadi penguat semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Kandoli.
Menurut dia, pembangunan daerah membutuhkan dukungan seluruh pihak sehingga sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat harus terus diperkuat demi mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan. Pemerintah daerah juga disebut terus membuka ruang promosi bagi pelaku UMKM agar mampu berkembang dan bersaing.

Selain pameran pembangunan, berbagai perlombaan turut memeriahkan peringatan HUT Mitra, di antaranya lomba Cipta Menu B2SA, LO FLS3N, hingga lomba busana kerja Batik Mitra Rumah Kita. Rangkaian kegiatan juga diisi Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dipimpin Wakil Ketua Majelis Daerah GPdI Sulawesi Utara Pdt Jhon Awuy.
Peringatan HUT ke-19 Minahasa Tenggara turut dirangkaikan dengan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Lapangan Ompi Ratahan, Sabtu (23/5/2026). Dalam upacara tersebut, Ronald Kandoli bertindak sebagai inspektur upacara dan menegaskan bahwa Minahasa Tenggara terus berkembang menjadi daerah mandiri berkat kerja bersama seluruh elemen masyarakat sejak awal pemekaran daerah.
“Tanpa komitmen kuat dari awal, kita tidak akan pernah merasakan lompatan kemajuan seperti yang kita saksikan hari ini. Kabupaten Mitra kini genap berusia 19 tahun dan mampu bersaing dengan daerah lain di Sulawesi Utara bahkan tingkat nasional,” katanya.
Ia memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah, mulai dari stabilitas ekonomi makro, penurunan angka kemiskinan, peningkatan indeks pembangunan manusia, hingga keberhasilan mempertahankan pengelolaan keuangan daerah secara profesional. Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara juga disebut berhasil menjadi daerah percontohan kabupaten antikorupsi di Indonesia.
Pada malam harinya, pemerintah daerah menggelar puncak perayaan HUT ke-19 di Kompleks Plaza Ratahan yang ditandai pemasangan lilin ulang tahun oleh Bupati Ronald Kandoli dan Wakil Bupati Fredy Tuda bersama jajaran TP PKK Minahasa Tenggara.
Dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Utara Hendrik Pagiling menyerahkan sertifikat kekayaan intelektual komunal Kapia Makalupa dan Sopulut kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Tenggara, serta sertifikat indikasi geografis Salak Pangu.
Rangkaian peringatan HUT kemudian ditutup melalui Rapat Paripurna DPRD Minahasa Tenggara di Soekarno Hall DPRD Mitra, Senin (26/5/2026). Dalam pidatonya, Ronald Kandoli menyebut peringatan hari jadi daerah memiliki makna retrospektif, introspektif, dan prospektif.

“Kita tidak boleh melupakan sejarah berdirinya Kabupaten Minahasa Tenggara yang lahir dari perjuangan dan pengorbanan para tokoh pemekaran daerah,” ujarnya.
Ia juga memaparkan sejumlah capaian daerah sepanjang 2025 hingga awal 2026, di antaranya penghargaan Kabupaten Antikorupsi dari KPK RI, peringkat pertama Monitoring Center for Prevention (MCP) KPK se-Sulawesi Utara, hingga nilai Survei Penilaian Integritas tertinggi di Sulut dengan skor 81,12.
Di sektor sosial dan ekonomi, indeks pembangunan manusia meningkat dari 73,68 menjadi 74,28, sementara angka kemiskinan turun dari 11,72 persen menjadi 10,31 persen. Pemerintah daerah juga membangun dan merenovasi 137 sekolah, memperbaiki infrastruktur jalan dan irigasi, serta meningkatkan status RS Mitra Sehat dari tipe D menjadi tipe C.

Menutup rangkaian HUT ke-19 Minahasa Tenggara, Ronald Kandoli mengajak seluruh masyarakat meninggalkan perbedaan pasca-politik dan kembali bersatu membangun daerah.
“Momentum hari jadi ke-19 ini adalah saat yang tepat untuk merajut kembali tali persaudaraan. Mari bersatu padu membangun Minahasa Tenggara yang maju, mandiri, berdaulat, dan sejahtera,” pungkasnya.
(Fanesa)




