
Minsel, JelajahTerkini -Ratusan warga dari Desa Tondei Induk, Tondei Satu, dan Tondei Dua turun langsung memperbaiki ruas jalan Tondei–Raanan Baru yang rusak parah, Sabtu (9/5/2026). Aksi gotong royong ini dilakukan karena masyarakat menilai pemerintah selama ini hanya memberi janji tanpa realisasi nyata.
Dengan dana dan material swadaya, warga melakukan pengecoran di sejumlah titik jalan berlubang. Hingga pagi hari, puluhan sak semen telah digunakan dan pekerjaan terus berlanjut hingga sore.
Warga mengaku kecewa karena ruas jalan yang merupakan jalur penting penghubung antarwilayah di Minahasa Selatan itu sudah lama rusak namun belum juga mendapat perhatian serius dari pemerintah maupun instansi terkait.
“Kalau hanya menunggu pemerintah, mungkin jalan ini akan tetap rusak bertahun-tahun. Jadi masyarakat bergerak sendiri,” ujar salah satu warga.TW kepada Media.
Masyarakat juga menyoroti minimnya perhatian terhadap infrastruktur di wilayah Tondei Raya, padahal jalan tersebut sangat vital untuk aktivitas ekonomi,pertanian, pendidikan, dan sosial warga.
Aksi swadaya ini sekaligus menjadi sindiran keras kepada pemerintah yang dinilai lamban dan kurang peka terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya pembangunan infrastruktur jalan. “tutup TW (*)



