
Minahasa, JelajahTerkini – Pemerintah Kecamatan Langowan Barat mengeluarkan imbauan kewaspadaan kepada masyarakat terkait potensi dampak fenomena El Nino Tahun 2026.
Camat Langowan Barat, Donald Lumingkewas, menyampaikan imbauan tersebut sebagai langkah antisipasi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam akibat musim kemarau.
Fenomena El Nino berpotensi memberikan dampak seperti kekeringan, kebakaran hutan dan lahan, gangguan kesehatan akibat peningkatan debu dan udara kering, serta ancaman terhadap ketahanan pangan.
Dalam menghadapi kondisi tersebut, masyarakat diminta melakukan tiga langkah pencegahan utama.
Pertama, menghemat penggunaan air dengan memanfaatkan air secara bijak sesuai kebutuhan.
Kedua, mencegah terjadinya kebakaran dengan tidak membuka lahan menggunakan api, tidak membakar sampah sembarangan, tidak membuang puntung rokok di area kering, serta memperhatikan penggunaan listrik dan kompor gas.
Ketiga, menjaga kesehatan dengan menjaga daya tahan tubuh dan menggunakan masker ketika kondisi udara berdebu.
Camat Langowan Barat juga meminta para Hukum Tua bersama pemerintah desa segera melakukan langkah-langkah antisipatif, termasuk memberikan edukasi dan peringatan kepada masyarakat melalui berbagai sarana informasi yang tersedia di desa masing masing
Jumat 7/8/2026
Setiap kejadian bencana diharapkan segera dilaporkan kepada pihak terkait agar dapat ditangani dengan cepat.
Masyarakat dapat menghubungi:
BPBD Kabupaten Minahasa: 0431-7231526
Kepala BPBD: 0813 4079 8744
Kabid Kedaruratan dan Logistik: 0821 9533 4499
Dinas Damkar Minahasa: (0431) 321001
Dalam laporan kejadian, masyarakat diminta menyertakan nama pelapor, jenis bencana, lokasi kejadian, serta dokumentasi foto.
Pemerintah Kecamatan Langowan Barat mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mencegah bencana dan menjaga keselamatan lingkungan dengan semangat: “Cegah Bencana, Selamatkan Diri, Lindungi Sesama. Waspada Hari Ini, Aman di Masa Depan.(*)



