Thursday, November 5, 2026
HomeUncategorizedBUPATI ROBBY DONDOKAMBEY PIMPIN UPACARA HUT KE-598 MINAHASA, SERUKAN PERSATUAN DAN SEMANGAT...

BUPATI ROBBY DONDOKAMBEY PIMPIN UPACARA HUT KE-598 MINAHASA, SERUKAN PERSATUAN DAN SEMANGAT MAPALUS

Date:

MINAHASA, JelajahTerkini — Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Jadi ke-598 Kabupaten Minahasa yang berlangsung khidmat di Lapangan Dr. Sam Ratulangi, Tondano, Kamis (5/11/2026).

Dalam upacara tersebut, Bupati Robby Dondokambey bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup), didampingi Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., serta Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si.

Turut hadir Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Franky Wolayan, S.E., Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Pnt. Ny. Martina W.
Dondokambey-Lengkong, S.E., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran pejabat pemerintah daerah, serta berbagai undangan lainnya.

Unsur Forkopimda yang hadir di antaranya Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., Dandim 1302/Minahasa Letkol Inf. Bonaventura Ageng F.S., Kepala Kejaksaan Negeri Minahasa Rama Eka Darma, S.H., M.H., dan Ketua Pengadilan Negeri Tondano Dr. Erenst Jannes Ulaen, S.H., M.H.

Pada momentum peringatan hari bersejarah tersebut, Bupati Robby Dondokambey juga menyerahkan Surat Keputusan (SK) kenaikan pangkat kepada sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Minahasa. Selain itu, diserahkan SK pensiun dan Jaminan Hari Tua (JHT) kepada ASN yang memasuki masa purnabakti terhitung mulai 1 November 2026.

Dalam amanatnya, Bupati menegaskan bahwa usia 598 tahun merupakan perjalanan sejarah panjang yang mencerminkan perjuangan, pengorbanan, kerja keras, persatuan, dan semangat pantang menyerah masyarakat Minahasa.

Menurutnya, Minahasa bukan hanya sebuah wilayah administratif, melainkan tanah yang memiliki kekayaan sejarah, adat istiadat, tradisi, serta nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri dan kekuatan masyarakat.

“Minahasa merupakan tanah yang dibangun berdasarkan nilai-nilai luhur, diwariskan melalui adat dan budaya, dipersatukan oleh semangat persaudaraan, serta diperkuat karakter masyarakat yang pekerja keras, terbuka, dan menjunjung tinggi kebersamaan,” ungkap Dondokambey.

Ia menyampaikan, perjalanan sejarah Minahasa telah melahirkan banyak tokoh, pemimpin, pemikir, pendidik, pelayan masyarakat hingga generasi muda yang turut memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa dan negara.


Karena itu, peringatan Hari Jadi ke-598 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus dimaknai sebagai momentum refleksi sejarah sekaligus memperkuat komitmen untuk menjaga persatuan, melestarikan budaya, dan melanjutkan pembangunan daerah.

Bupati juga mengingatkan bahwa tantangan pembangunan saat ini semakin kompleks. Dinamika geopolitik dunia, ketidakpastian ekonomi global, perubahan iklim, serta gejolak harga pangan dan energi turut memengaruhi kondisi perekonomian daerah.

Di sisi lain, kebijakan efisiensi anggaran menuntut pemerintah daerah untuk semakin bijaksana dalam menetapkan prioritas, memperkuat disiplin pengelolaan keuangan, serta memastikan setiap program pembangunan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Meski menghadapi berbagai tantangan, Bupati mengajak seluruh jajaran pemerintah dan masyarakat agar tidak kehilangan optimisme maupun semangat untuk terus membangun daerah.

“Minahasa harus tetap melangkah maju, karena masa depan daerah ini tidak dibangun oleh keraguan, tetapi oleh keberanian untuk bekerja dan kesungguhan untuk berbuat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dondokambey menyebutkan bahwa berbagai upaya pembangunan yang telah dilaksanakan mulai memperlihatkan hasil yang menggembirakan. Capaian tersebut merupakan buah dari kerja bersama pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, para pelaku pembangunan, serta dukungan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara.

Ia menekankan bahwa keberhasilan pembangunan tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat untuk menjaga keamanan dan stabilitas daerah, mengembangkan potensi lokal, melestarikan kebudayaan, serta mendukung program-program pembangunan.


Bupati pun mengajak masyarakat Minahasa untuk terus memperkuat persatuan, memelihara kerukunan, dan menghidupkan kembali semangat gotong royong sebagai kekuatan utama dalam menghadapi berbagai tantangan.

Semangat Mapalus, sebagai warisan budaya dan filosofi kebersamaan masyarakat Minahasa, diharapkan terus menjadi landasan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis serta mendorong kemajuan daerah.


Peringatan Hari Jadi ke-598 Kabupaten Minahasa ini menjadi pengingat bahwa perjalanan panjang sejarah harus diiringi dengan tekad untuk terus bergerak maju.
Dengan menjaga persaudaraan, merawat budaya, memperkuat kolaborasi, dan mengedepankan semangat Mapalus, Kabupaten Minahasa diharapkan semakin maju, sejahtera, berdaya saing, serta mampu menghadirkan masa depan yang lebih baik bagi seluruh masyarakat.(*)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here