Saturday, October 31, 2026
HomeUncategorizedMarlon Mawei dan Marsha Uhing Terpilih sebagai Waraney Wulan Minahasa 2026, RD-...

Marlon Mawei dan Marsha Uhing Terpilih sebagai Waraney Wulan Minahasa 2026, RD- Vasung Tekankan Peran Nyata Generasi Muda

Date:

MINAHASA, JelajahTerkini — Marlon Mawei dan Marsha Uhing resmi terpilih sebagai Waraney dan Wulan Minahasa Tahun 2026 dalam malam Grand Final Pemilihan Waraney Wulan Minahasa yang digelar di Gedung Wale Ne Tou Minahasa, Jumat (30/10/2026).

Malam puncak pemilihan duta daerah tersebut turut dihadiri Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Martina Dondokambey-Lengkong, S.E., Wakil Bupati Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., Sekretaris Daerah Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., serta jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa.Kapolres Minahasaa.serta tamu undangan.

Berbeda dari sekadar ajang unjuk penampilan dan pemahaman budaya, Pemilihan Waraney Wulan Minahasa 2026 turut menjadi ruang pengujian gagasan, wawasan, serta kepedulian generasi muda terhadap berbagai persoalan pembangunan daerah.

Hal tersebut terlihat ketika enam finalis yang berhasil menembus babak tiga besar mendapat pertanyaan langsung dari pimpinan daerah. Mereka ditantang menyampaikan gagasan dan langkah konkret terkait pemberdayaan ekonomi kreatif, pengembangan UMKM, hingga keterlibatan pemuda dalam pembangunan.

Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang memberikan tantangan kepada tiga finalis Wulan, yakni Prisilia Singal, Gabriella Welong, dan Marsha Uhing, mengenai peran strategis perempuan dalam menggerakkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Para finalis dituntut memahami bagaimana perempuan dapat mengambil bagian dalam memperkuat ekonomi lokal melalui kreativitas, kewirausahaan, dan pemberdayaan berbasis komunitas.

Sementara itu, Bupati Minahasa Robby Dondokambey menguji tiga finalis Waraney, yakni Jordi Rompas, Daniel Palar, dan Marlon Mawei, terkait langkah konkret yang dapat dilakukan generasi muda sebagai aktor perubahan dalam pembangunan daerah.

Menariknya, sebagian besar finalis mampu merespons pertanyaan tersebut menggunakan bahasa Inggris secara fasih. Hal ini turut mewarnai jalannya kompetisi sekaligus menunjukkan kemampuan para peserta dalam menyampaikan gagasan di hadapan publik.

Dalam sambutannya, Bupati Robby
Dondokambey menegaskan bahwa Pemilihan Waraney Wulan Minahasa bukan sekadar agenda tahunan untuk memilih pemegang gelar, tetapi juga menjadi wadah pembentukan figur muda yang mampu berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Menurutnya, gelar yang diraih para pemenang harus diikuti dengan tanggung jawab, kreativitas, serta keterlibatan nyata dalam mendukung program pembangunan pemerintah daerah.

“Siapa pun yang nantinya terpilih, ingatlah bahwa gelar yang diperoleh bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab untuk berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujar Bupati Robby.

Terpilihnya Marlon Mawei dan Marsha Uhing sebagai Waraney dan Wulan Minahasa 2026 diharapkan menjadi awal dari peran lebih besar dalam mempromosikan potensi pariwisata, melestarikan kebudayaan, serta memperkenalkan kekayaan dan identitas Minahasa kepada masyarakat luas.

Melalui ajang ini, Pemerintah Kabupaten Minahasa juga mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki wawasan dan kemampuan komunikasi, tetapi mampu menerjemahkan gagasan menjadi aksi nyata.

Waraney dan Wulan Minahasa diharapkan dapat menjadi representasi generasi muda sekaligus mitra pemerintah dalam menjembatani aspirasi masyarakat, mengembangkan ekonomi kreatif, dan mendukung pembangunan Kabupaten Minahasa.(*)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here