Wednesday, September 23, 2026
HomeUncategorizedPerkuat mental health Pekerja dan Pelayan GMIM dorong lingkungan Pelayanan yang suportif

Perkuat mental health Pekerja dan Pelayan GMIM dorong lingkungan Pelayanan yang suportif

Date:

BITUNG, JelajahTerkini — Upaya meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya kesehatan mental menjadi perhatian dalam Seminar dan Lokakarya Mental Health bagi Pekerja dan Pelayan Sinode Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) yang digelar di Kota Bitung, Sulawesi Utara, pada Mei 2026 yang lalu.

Kegiatan tersebut menjadi wadah edukasi sekaligus penguatan kapasitas bagi para pekerja dan pelayan gereja dalam memahami kesehatan psikologis serta menghadapi berbagai tekanan yang muncul dalam kehidupan pelayanan.

Seminar dan lokakarya membahas sejumlah aspek penting, mulai dari pengenalan stres, tekanan dalam pelayanan, kelelahan emosional hingga cara menjaga keseimbangan psikologis. Peserta tidak hanya mendapatkan pemahaman secara teoritis, tetapi juga dibekali keterampilan praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam sesi kegiatan, peserta diajak mengenali berbagai sumber tekanan serta tanda-tanda kelelahan emosional. Pemahaman tersebut menjadi bagian penting agar setiap individu dapat mengambil langkah yang tepat dalam mengelola kondisi psikologisnya.

Selain pengelolaan stres, komunikasi suportif dan dukungan sosial turut menjadi bagian dari pembahasan. Peserta didorong membangun lingkungan pelayanan yang terbuka, empatik dan tidak menghakimi sehingga setiap individu memiliki ruang untuk menyampaikan kondisi maupun kebutuhan psikologisnya.

Dalam konteks pelayanan gereja, kesehatan mental dipandang tidak hanya sebagai tanggung jawab pribadi, tetapi juga berkaitan dengan terciptanya lingkungan pelayanan yang saling mendukung.

Karena itu, pentingnya self-care atau perawatan diri turut ditekankan dalam kegiatan tersebut. Beristirahat secara cukup, mengelola tekanan, menjaga keseimbangan kehidupan serta mencari dukungan ketika dibutuhkan merupakan bagian dari upaya menjaga keberlangsungan pelayanan.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari kontribusi perguruan tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam mengimplementasikan pengetahuan psikologi untuk menjawab kebutuhan nyata di lingkungan masyarakat dan pelayanan gereja.

Koordinator Program Studi Psikologi Universitas Negeri Manado (UNIMA), Sinta E.J. Kaunang, hadir sebagai salah satu narasumber. Ia memberikan perspektif psikologi mengenai kesehatan mental, pengelolaan stres dan penguatan kesejahteraan psikologis dalam konteks kehidupan serta pelayanan gereja.

Melalui kegiatan tersebut, pekerja gereja dan pelayan khusus Sinode GMIM diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga kesehatan mental serta mampu menerapkan berbagai keterampilan pengelolaan stres dalam kehidupan sehari-hari.

Kesehatan psikologis yang terjaga diharapkan dapat mendukung kesejahteraan para pekerja dan pelayan gereja sekaligus menciptakan lingkungan pelayanan yang lebih sehat, suportif dan berkelanjutan.(*)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here