
MINAHASA, JelajahTerkini — DPD Srikandi Jaga Desa Provinsi Sulawesi Utara memperkuat komitmen untuk menghadirkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat melalui rapat pleno yang digelar di Camp James, Desa Sinuian, Kecamatan Remboken, Kabupaten Minahasa, Selasa (25/8/2026).
Rapat pleno tersebut diikuti jajaran pengurus DPD Srikandi Jaga Desa Sulut bersama pengurus DPC kabupaten/kota. Agenda utama membahas penyusunan program kerja yang akan dilaksanakan di Provinsi Sulawesi Utara, termasuk program yang mengacu pada agenda DPP Srikandi Jaga Desa.
Ketua DPD Srikandi Jaga Desa Sulut, Gresty Masie, mengatakan rapat pleno menghasilkan sejumlah program yang diarahkan untuk memperkuat fungsi pengawasan sekaligus memberikan manfaat nyata kepada masyarakat.“Dari hasil pembahasan kami tadi ada beberapa program yang memang mengacu dari DPP Pusat. Di antaranya adalah program-program pengawasan terhadap program-program prioritas seperti MBG, kemudian Program Indonesia Pintar (PIP) dan program-program lainnya,” ujar Gresty.
Selain mengawal program prioritas pemerintah pusat, DPD Srikandi Jaga Desa Sulut juga menetapkan sejumlah program unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di daerah.Salah satunya adalah rencana kerja sama dengan DPC Srikandi Jaga Desa Bolaang Mongondow Timur (Boltim) untuk pengadaan Rumah Aman bagi Srikandi maupun perempuan yang membutuhkan perlindungan.
Sementara bersama DPC Sitaro, disiapkan program Rumah Singgah bagi masyarakat maupun anggota Srikandi yang datang ke Kota Manado, khususnya mereka yang membutuhkan tempat tinggal sementara untuk keperluan pengobatan.
Program lainnya berupa bakti sosial yang akan diarahkan pada kegiatan-kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.DPD Srikandi Jaga Desa Sulut juga menempatkan bantuan hukum sebagai salah satu program prioritas.
Melalui DPC Kabupaten Minahasa yang memiliki pengurus berlatar belakang advokat, masyarakat, khususnya perempuan yang membutuhkan pendampingan hukum, akan mendapat akses pelayanan hukum.“Untuk program pengawasan itu pasti juga akan dilaksanakan di Kabupaten Minahasa.
Dan program seperti saat ini, ada juga program bantuan hukum dari DPC Kabupaten Minahasa,” jelas Gresty.Gresty menambahkan, Srikandi Jaga Desa Minahasa dan jajaran di Sulawesi Utara akan terus membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam menjalankan berbagai program ke depan.
Menurutnya, dukungan pemerintah menjadi bagian penting agar program-program yang telah dirancang dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat.Ia menyebutkan, Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Lynda Watania juga telah menyampaikan dukungan terhadap program-program Srikandi Jaga Desa.Gresty menegaskan, keberadaan Srikandi Jaga Desa tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial, pembentukan kepengurusan maupun pelantikan.
Organisasi tersebut harus mampu menerjemahkan program kerja menjadi aksi nyata di tengah masyarakat.“Harapannya tentu yang pasti akan bermanfaat bagi masyarakat, bagi banyak orang dan dapat juga membantu pemerintah dalam mencapai tujuan dari program-program yang dilaksanakan.
Kami tidak hanya sampai di seremonial saja, pembentukan struktur kemudian pelantikan, tapi harus berdampak dan harus langsung action seperti yang terjadi saat ini,” tegasnya.Ia menilai, program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat menjadi ukuran penting keberadaan organisasi di tengah masyarakat.“Kalau hanya berhenti di seremonial, maka kegiatan nyata untuk masyarakat tidak akan terlaksana,” pungkas Gresty.
Melalui penguatan program pengawasan, bantuan hukum, perlindungan perempuan, rumah singgah hingga kegiatan sosial, Srikandi Jaga Desa Sulut menargetkan keberadaan organisasi dapat semakin dirasakan manfaatnya sekaligus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di daerah.(*)



