Tuesday, August 4, 2026
HomeUncategorizedDi Balik Senyum Mereka: Kisah yang Terungkap dalam Skrining Kesehatan Jiwa

Di Balik Senyum Mereka: Kisah yang Terungkap dalam Skrining Kesehatan Jiwa

Date:

Minahasa, JelajahTerkini – Upaya deteksi dini kesehatan mental remaja terus diperkuat Puskesmas Tondano Barat melalui kegiatan Skrining Kesehatan Jiwa dan Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja (PKPR) di SMP Rosa Delima Tondano, Selasa (4/8/2026). Sebanyak 30 siswa dan siswi mengikuti pemeriksaan yang bertujuan mengenali kondisi psikologis remaja sejak dini.

Kegiatan dipimpin oleh Pemegang Program Kesehatan Jiwa dan PKPR Puskesmas Tondano Barat, Meifa Warokka, S.Th., S.Tr.Keb., bersama Kristin Mantiri, A.Md.Farm. Melalui wawancara dan pengkajian secara individual, tim kesehatan menggali berbagai persoalan yang dialami peserta dalam kehidupan sehari-hari.

Hasil skrining menunjukkan bahwa sejumlah remaja menyimpan persoalan emosional yang tidak tampak dari keseharian mereka di lingkungan sekolah. Beberapa siswa mengaku merindukan orang tua yang bekerja atau tinggal jauh dari rumah, sementara yang lain harus menghadapi konflik dalam keluarga, termasuk sering menyaksikan pertengkaran orang tua. Ada pula siswa yang mengaku pernah mengalami perundungan (bullying) dan menghadapi tekanan pribadi yang berdampak pada kondisi mental serta emosional mereka.

Temuan tersebut menjadi gambaran bahwa kesehatan jiwa remaja memerlukan perhatian serius dari seluruh pihak. Deteksi dini dinilai penting agar setiap anak yang mengalami tekanan psikologis dapat segera memperoleh pendampingan dan penanganan yang tepat sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih berat.

Wakil Kepala SMP Rosa Delima Tondano, Ni Nyoman Ayu Armoni, M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, skrining kesehatan jiwa sangat membantu pihak sekolah memahami kondisi masing-masing peserta didik, karena setiap anak memiliki karakter, latar belakang, dan persoalan yang berbeda.

“Kegiatan ini sangat membantu kami dalam melihat kondisi setiap anak. Masing-masing memiliki persoalan dan kebutuhan yang berbeda sehingga memerlukan pendekatan yang tepat,” ujarnya.

Puskesmas Tondano Barat berharap kegiatan skrining kesehatan jiwa dan PKPR dapat dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan mental remaja di Kabupaten Minahasa. Kolaborasi antara keluarga, sekolah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat serta tangguh menghadapi tantangan kehidupan. (*)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here