Friday, July 31, 2026
HomeMinahasa UtaraBupati Joune Ganda Hadiri Peresmian Kemitraan Indonesia–Denmark, Minahasa Utara Jadi Pelopor Genetika...

Bupati Joune Ganda Hadiri Peresmian Kemitraan Indonesia–Denmark, Minahasa Utara Jadi Pelopor Genetika Babi Unggul di Indonesia

Date:

MINAHASA UTARA, Jelajahterkini.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menorehkan prestasi dengan menjadi daerah pertama di Indonesia yang menjalin kerja sama internasional di bidang genetika babi. Langkah strategis tersebut ditandai dengan kehadiran Bupati Minahasa Utara, Dr. Joune J.E. Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si., dalam peresmian Indonesia–Denmark Swine Genetics Partnership yang digelar di The Dharmawangsa Jakarta, Kebayoran Baru, Selasa (14/7/2026).

Kemitraan internasional ini merupakan kolaborasi antara PT Sulawesi Optima Wirakarya (SOW) dengan DanBred, perusahaan genetika babi terkemuka asal Denmark. Kerja sama tersebut menjadi tonggak baru bagi pengembangan industri peternakan nasional melalui impor bibit babi unggul langsung dari Denmark, yang kembali dilakukan Indonesia setelah terhenti selama beberapa dekade.

Bupati Joune Ganda menyampaikan bahwa kerja sama ini menjadi peluang besar bagi peningkatan kualitas peternakan di Sulawesi Utara, yang selama ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi babi nasional.

“Kemitraan ini membuka peluang besar bagi transfer teknologi dan peningkatan mutu genetik. Kita bangga karena Minahasa Utara menjadi daerah pertama yang mempelopori kerja sama ini. Kita berharap dampaknya bisa langsung dirasakan oleh peternak lokal, meningkatkan produktivitas, serta membuka ruang bagi industri peternakan yang lebih modern dan berkelanjutan ke depan,” ujar Joune Ganda.

Selain menghadirkan inovasi di sektor peternakan, kerja sama tersebut juga membawa dampak nyata terhadap iklim investasi di Minahasa Utara. PT Sulawesi Optima Wirakarya (SOW), yang berstatus Penanaman Modal Asing (PMA), resmi merealisasikan investasi senilai sekitar Rp20 miliar di Desa Batu, Kecamatan Likupang Selatan.Sebagai tahap awal, sebanyak 546 ekor bibit babi unggul hasil impor langsung dari Denmark telah tiba di Sulawesi Utara pada Selasa (7/7/2026), sebagai bagian dari pengembangan peternakan modern di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Minahasa Utara, Richard J.H. Dondokambey, S.STP., M.AP., menjelaskan bahwa seluruh proses perizinan investasi telah dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

“Seluruh proses perizinan operasional PT SOW telah berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku. Perusahaan bergerak di bidang peternakan babi dengan kode KBLI 01450. Saat ini pembangunan fasilitas peternakan berupa ruang gestation seluas 1.090 meter persegi di atas lahan seluas 102.680 meter persegi sedang berlangsung,” jelas Richard.

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut, sekaligus memastikan manfaat investasi dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar. Menurutnya, perusahaan yang dipimpin Direktur Andreas Surjaputra juga telah menunjukkan komitmen dalam memberdayakan masyarakat lokal dengan menunjuk Richard Sumendap, warga Desa Batu, sebagai penanggung jawab lapangan.

“Kami dari DPMPTSP akan terus mengawal perkembangan fisik proyek ini sambil menunggu penyampaian Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara berkala. Kami ingin memastikan investasi Rp20 miliar ini tidak hanya berhasil secara bisnis, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi baru dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat Likupang Selatan,” tegas Richard.

Masuknya teknologi genetika unggul Denmark melalui Kabupaten Minahasa Utara sebagai daerah pelopor diharapkan mampu meningkatkan standar industri peternakan nasional, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan para peternak di Sulawesi Utara melalui penerapan teknologi modern dan peningkatan kualitas bibit ternak.

(DoKaLo)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here