
BOLMUT, JelajahTerkini– Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Sulawesi Utara mulai memanaskan mesin politik menuju Pemilu 2029. Melalui konsolidasi organisasi yang terus diperkuat hingga ke tingkat desa dan kelurahan, partai berlambang mawar itu memasang target ambisius: membentuk fraksi utuh di DPRD Provinsi Sulawesi Utara, seluruh DPRD kabupaten/kota, serta merebut satu kursi di DPR RI.
Target tersebut disampaikan Sekretaris DPW PSI Sulawesi Utara, Syerly Adelyn Sompotan (SAS) di sela pertandingan persahabatan antara DPD PSI Bolaang Mongondow Utara melawan Alkhairaat Bintauna,
“PSI Sulawesi Utara optimistis target Pemilu 2029 dapat tercapai. Kami menargetkan satu fraksi utuh di DPRD Provinsi Sulawesi Utara, satu fraksi utuh di DPRD kabupaten dan kota, serta satu kursi di DPR RI,” ujar Sompotan.
Menurut mantan Wakil Wali Kota Kota Bunga periode 2016–2021 itu, struktur kepengurusan PSI kini telah terbentuk hingga tingkat kabupaten/kota dan kecamatan. Langkah berikutnya adalah memperkuat organisasi sampai ke desa dan kelurahan sebagai fondasi utama menghadapi kontestasi politik lima tahunan.
“Kalau fondasinya kuat sampai desa, rumah politiknya juga akan kokoh. Itu yang sedang kami bangun,” katanya.Minggu 5/7/2026
Tak hanya memperkuat organisasi, PSI Sulut juga mulai menyiapkan kader-kader terbaik untuk bertarung pada Pemilu 2029.
Penjaringan dilakukan terhadap kader internal maupun tokoh-tokoh eksternal yang memiliki visi sejalan dengan partai.
“Kami sudah memiliki sejumlah kader potensial, baik dari internal maupun eksternal. Mereka dipersiapkan untuk bertarung di DPR RI, DPRD provinsi, hingga DPRD kabupaten dan kota,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Sompotan turut mengajak lebih banyak perempuan terlibat dalam dunia politik. Menurutnya, perempuan Sulawesi Utara memiliki kemampuan, keberanian, dan semangat yang besar untuk mengambil peran dalam pembangunan daerah melalui jalur politik.
Konsolidasi yang terus digencarkan ini menjadi sinyal bahwa PSI Sulawesi Utara mulai menyusun strategi sejak dini menghadapi Pemilu 2029. Bagi partai tersebut, kemenangan tidak hanya ditentukan oleh figur yang maju sebagai calon, tetapi juga oleh kekuatan organisasi, soliditas kader, dan kerja politik yang dibangun hingga ke akar rumput.(*)



