Saturday, August 1, 2026
HomeUncategorizedDinas Kesehatan Minahasa Perkuat Penanganan DBD, Warga Agotey Diimbau Terapkan Gerakan 3M

Dinas Kesehatan Minahasa Perkuat Penanganan DBD, Warga Agotey Diimbau Terapkan Gerakan 3M

Date:

MINAHASA, JelajahTerkini – Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Agotey, Kecamatan Mandolang, menjadi perhatian serius setelah sedikitnya tujuh warga terkonfirmasi terjangkit dan menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit. Sementara itu, beberapa warga lainnya masih dalam tahap observasi.

Meningkatnya kasus tersebut menimbulkan kekhawatiran masyarakat, terlebih saat memasuki musim peralihan yang dinilai mendukung berkembangnya nyamuk Aedes aegypti. Warga berharap penanganan dilakukan secara cepat dan menyeluruh agar penyebaran penyakit dapat segera dikendalikan.

Menanggapi kondisi tersebut, Penanggung Jawab Puskesmas Tateli menjelaskan bahwa petugas kesehatan telah bergerak sejak kasus pertama ditemukan.

Kasus pertama di desa Agotey terjadi pada minggu terakhir bulan Juni. Petugas langsung melaksanakan penyelidikan epidemiologi (PE). Selanjutnya pada Selasa, 30 Juni, kami kembali melakukan PE didampingi Hukum Tua. Hari ini kami mulai melaksanakan fogging dan akan dilanjutkan besok,” ujarnya. Saat di Konfirmasi melalui Via Wa .Kamis 2 /7/2026

Warga juga berharap pemerintah terus memperkuat upaya pemberantasan sarang nyamuk (PSN), edukasi kepada masyarakat, serta melakukan fogging sesuai indikasi guna memutus rantai penularan DBD.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa, dr. Olviane Imelda Rattu, M.Si, menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal penanganan kasus DBD di Desa Agotey hingga kondisi terkendali.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Setiap ada laporan kasus DBD, kami segera melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk fogging sesuai prosedur. Kami juga mengimbau masyarakat agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami demam selama satu hingga dua hari, sehingga penyakit dapat dideteksi dan ditangani lebih cepat,” katanya.

Menurutnya, keberhasilan pengendalian DBD tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Nyamuk penyebab DBD berkembang biak di genangan air bersih. Karena itu kami mengajak masyarakat rutin membersihkan lingkungan, menguras tempat penampungan air, menutup wadah air, serta mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Gerakan 3M harus terus dilakukan agar penyebaran DBD dapat dicegah,” jelasnya.

Selain itu, masyarakat juga diimbau memperbanyak konsumsi air putih, terutama saat cuaca panas, untuk mencegah dehidrasi, khususnya pada anak-anak.

Dinas Kesehatan Kabupaten Minahasa memastikan akan terus melakukan pemantauan dan penanganan hingga kasus DBD di Desa Agotey dapat dikendalikan serta mengajak seluruh masyarakat berperan aktif dalam mencegah penyebaran penyakit tersebut.(V)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here