Manado jelajahterkini.com – Anggota KPU Sulawesi Utara, Meidy Yafeth Tinangon, resmi menyandang gelar doktor usai menjalani ujian terbuka di Sekolah Pascasarjana Universitas Brawijaya (UB) Malang, pada Senin (21/4/2026).
Dalam sidang promosi tersebut, Tinangon sukses mempertahankan disertasinya yang mengangkat pengelolaan Danau Tondano sebagai bagian strategis dalam kampanye Pilkada Minahasa 2018. Sidang dipimpin Direktur Pascasarjana UB, Prof. Dr. Moh. Khusaini.
Tinangon menegaskan, pilkada tidak boleh hanya dimaknai sebagai ajang perebutan kekuasaan semata. Menurutnya, momentum tersebut harus menjadi ruang lahirnya kebijakan publik yang terarah dan berkelanjutan.

“Pilkada bukan sekadar kontestasi politik, tetapi juga ruang merancang masa depan daerah melalui visi, misi, dan program yang terukur,” ujarnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjadikan isu lingkungan, khususnya Danau Tondano, sebagai bagian dari agenda strategis pemerintah daerah. Menurutnya, gagasan tersebut harus terintegrasi dalam dokumen perencanaan seperti RPJMD sebelum diimplementasikan.
Tinangon juga menawarkan konsep kebijakan inovatif yang menggabungkan pendekatan ekologi dengan nilai lokal mapalus serta filosofi Si Tou Timou Tumou Tou. Model ini menekankan kolaborasi antara manusia dan lingkungan melalui skema insentif dan disinsentif.
“Pendekatan kolaboratif menjadi kunci agar pengelolaan Danau Tondano tidak hanya berhenti pada wacana, tetapi benar-benar berdampak,” tukasnya.




