
Minahasa,Jelajahterkini — Dinamika pemilihan hukum tua (pilhut) di daerah terus menghadirkan figur-figur dengan gagasan pembangunan berbasis kebutuhan masyarakat. Salah satunya datang dari Desa Rumengkor Satu, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Rabu 15/04/2026
Bakal calon hukum tua, Martsindy A. Rasuh, S.Pd, resmi mendaftar dengan mengusung visi “Rumengkor Satu maju, mandiri, dan sejahtera melalui pelayanan prima dan tata kelola pemerintahan yang transparan.
Dalam keterangannya, Martsindy menegaskan bahwa pembangunan desa ke depan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Ia merumuskan sejumlah misi strategis, di antaranya penguatan ekonomi desa melalui pengembangan UMKM dan sektor pertanian rumah tangga, serta mendorong terciptanya pemerintahan desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Selain itu, pelayanan publik yang cepat, mudah, dan adil tanpa diskriminasi menjadi prioritas dalam program kerjanya.
Pemberdayaan pemuda dan perempuan juga menjadi perhatian utama, dengan tujuan menciptakan sumber daya manusia yang kreatif, produktif, dan mandiri secara ekonomi. Partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan desa turut didorong guna menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.
Di bidang pembangunan, Martsindy menargetkan peningkatan infrastruktur desa seperti jalan, drainase, dan fasilitas umum, serta penataan lingkungan yang bersih dan sehat. Sementara pada sektor kemasyarakatan, ia berkomitmen memperkuat kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya, serta meningkatkan keamanan dan ketertiban lingkungan.
Dalam aspek pemberdayaan ekonomi, ia berencana mengoptimalkan peran BUMDes dan koperasi desa untuk mendukung UMKM, termasuk penyediaan pelatihan keterampilan bagi pemuda dan ibu rumah tangga, serta pendampingan usaha kecil.
Tak hanya itu, kesiapsiagaan terhadap bencana juga menjadi bagian dari program prioritas, melalui pembentukan tim siaga desa dan sistem penyaluran bantuan yang cepat dan transparan.
Martsindy yang saat ini tengah menunggu ujian akhir sebagai calon sarjana hukum di Universitas Negeri Manado, optimistis dapat membawa perubahan positif melalui kepemimpinan yang profesional dan berintegritas.
Pencalonan ini menjadi bagian dari dinamika demokrasi desa yang terus berkembang di berbagai daerah, seiring meningkatnya harapan masyarakat terhadap kepemimpinan desa yang adaptif, transparan, dan berpihak pada kepentingan rakyat. (V*)



