Minut, Jelajahterkini.com – Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, yang diwakili oleh Kepala Dinas Pertanian (Kadis Pertanian) Bertha Katuuk, mengikuti kegiatan panen padi ladang dalam rangka mendukung swasembada pangan di Desa Kuwil, Kecamatan Kalawat, lokasi Kebun Pangi, pada Jumat (6/4/2026).
Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan daerah, Pemkab Minahasa Utara secara aktif mendukung sektor pertanian. Kegiatan panen ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mendorong swasembada pangan, dengan pendampingan kepada kelompok tani sebagai langkah strategis untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen. Kehadiran perwakilan pemerintah juga memberikan semangat bagi para petani untuk terus berinovasi dan berkontribusi pada perkembangan pertanian daerah.
Acara dibuka dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Pdt. Imelda Sendow Motolalu M.Th, yang menandai pentingnya pertanian sebagai pilar utama ekonomi daerah bagi masyarakat setempat.
Sambutan Bupati Minahasa Utara Dr. Joune J.E Ganda, S.E., Μ.Α.Ρ., Μ.Μ., M.Si. dan Wakil Bupati Kevin William Lotulung SH., MH., yang dibacakan oleh Kadis Bertha Katuuk, mengungkapkan apresiasi terhadap usaha Desa Kuwil yang telah menganggarkan kegiatan terkait ketahanan pangan.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Desa Kuwil yang telah berkomitmen mengembangkan ketahanan pangan. Potensi desa ini sangat besar meskipun infrastruktur irigasi masih perlu diperbaiki,” ujar Kadis Bertha. Dia juga menekankan pentingnya proses pembelajaran bagi kelompok tani untuk mencapai hasil panen yang lebih baik di masa depan.
“Bupati sangat optimis bahwa kita bisa belajar dari pengalaman ini dan meningkatkan hasil panen ke depannya. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membawa kita lebih dekat ke target swasembada pangan di Minahasa Utara,” tambahnya.
Perwakilan Pemerintah Desa Kuwil, Yemi Mamangke, menjelaskan, “Kami bersyukur bisa sampai ke tahapan panen setelah melalui proses mulai dari membuka lahan hingga penanaman. Luas area tanaman padi ladang sekitar 3 hektare dengan anggaran sebesar Rp36 juta dari Dana Desa tahun 2025.”
Dia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah kabupaten dan Balai Penyuluh Pertanian Kecamatan Kalawat yang telah memberikan dukungan penuh selama proses berlangsung.
Kegiatan panen padi ladang di Desa Kuwil tidak hanya mencerminkan niat baik pemerintah untuk mendukung sektor pertanian, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi stabilitas pangan di Minahasa Utara. Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan program serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat signifikan bagi kesejahteraan petani dan masyarakat setempat.
Hadir dalam acara tersebut antara lain Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kecamatan Kalawat Altje Mogi, SPT, Sekretaris Camat Kalawat Helmy Marthens, SE, Babinsa Kecamatan Kalawat Yulius Mangolongsongke, Kelompok Tani Mayasa, serta mahasiswa magang Universitas Sam Ratulangi (Unsrat).
(DoKaLo)




