Minut, Jelajahterkini.com – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Letjen TNI (Purn) HOR Lodewyk Pusung, menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Sulawesi Utara, khususnya khusus di Kabupaten Minahasa Utara. Hal ini disampaikan saat ia bertemu dengan awak media di Minahasa Utara, Sabtu (14/2/2026).

Lodewyk menyatakan bahwa program MBG merupakan upaya untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan mengurangi angka stunting di Indonesia. Ia juga menekankan pentingnya menjaga rantai pasok bahan pangan untuk memastikan keberlangsungan program MBG. “Kita harus menjaga rantai pasok ini agar tidak terhenti. Caranya adalah dengan memanfaatkan lahan tidur dan mengembangkan peternakan keluarga,” ujarnya.
Lodewyk juga mengajak masyarakat, terutama generasi muda, untuk berperan aktif dalam mendukung program MBG. Ia memberikan contoh beternak ayam sebagai salah satu cara untuk meningkatkan pendapatan dan memenuhi kebutuhan gizi keluarga. Dalam kesempatan yang sama, Lodewyk juga menegaskan bahwa program MBG terbuka untuk diawasi oleh siapa pun. Ia menekankan bahwa pengawasan merupakan bagian penting dari keberlangsungan dan kesuksesan program MBG.
“Siapapun boleh mengawasi MBG, karena itu adalah uang rakyat. Tapi awasi lah dengan sopan dan elegan,” tegas Pusung.
Lanjutnya, “Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami juga mengajak wartawan untuk membantu mengawasi program MBG dan melaporkan ketidakbenaran yang terjadi. Kami terbuka untuk diawasi dan siap menerima kritik dan saran,” ucap Pusung.
“Saya juga ucapkan terima kasih kepada Pemkab Minahasa Utara, terutama kepada Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara yang juga konsen full mendukung program MBG, tentunya ini juga merupakan tanggung jawab pemerintah setempat dan saya salut buat Bupati dan Wakil Bupati Minahasa Utara,” ungkap Pusung.
“Saya juga berharap kepada teman-teman wartawan juga berperan aktif dalam melakukan pemantauan sebagai kontrol sosial,” tutup Pusung.
(DoKaLo).




