Monday, March 9, 2026
HomeMinahasaKasat Lantas Polres Minahasa Dinilai “Alergi Wartawan”, Komunitas Pers Angkat Suara

Kasat Lantas Polres Minahasa Dinilai “Alergi Wartawan”, Komunitas Pers Angkat Suara

Date:

Minahasa, Jelajahterkini – Komunitas Pers Minahasa mempertanyakan kinerja Kasat Lantas Polres Minahasa, AKP Sumiati Pontoan, yang dinilai enggan berkomunikasi dan sulit ditemui oleh wartawan yang bertugas di lingkungan Polres Minahasa. Hal ini mencuat pada Selasa (10/02/2026).

Sejumlah wartawan mengaku mengalami kesulitan saat hendak melakukan konfirmasi langsung dengan Kasat Lantas. Meyke Kembuan, salah satu jurnalis, mengungkapkan bahwa dirinya bersama tiga rekan wartawan sempat berpapasan dengan AKP Sumiati Pontoan. Saat itu, yang bersangkutan beralasan hendak ke toilet.

Namun setelah menunggu beberapa waktu, Kasat Lantas tersebut tidak kembali menemui wartawan. Bahkan, wartawan mendapati AKP Sumiati sempat berbincang dengan salah satu anggota setelah keluar dari toilet, namun kemudian menghilang tanpa memberikan kesempatan konfirmasi.

Hal senada dibenarkan oleh Alfonda Suoth. Ia menjelaskan bahwa pada Jumat, 6 Februari 2026, empat wartawan datang ke Polres Minahasa untuk bertemu dan melakukan konfirmasi dengan Kasat Lantas. AKP Sumiati sempat menyampaikan akan menuju ke toilet, namun setelah itu tidak kembali menemui wartawan hingga akhirnya para jurnalis meninggalkan lokasi karena keterbatasan waktu.

“Klarifikasi ini kami sampaikan sebagai penjelasan kronologis kejadian di lapangan, tanpa mengurangi rasa hormat kepada pihak terkait,” ujar Alfonda.

Keluhan serupa juga disampaikan jurnalis Haris Tumbol, yang mengaku berkali-kali kesulitan bertemu Kasat Lantas dengan berbagai alasan. Selain itu, sejumlah wartawan juga menyoroti komunikasi melalui WhatsApp yang hanya dibaca, namun tidak pernah dibalas.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komunitas Pers Minahasa, Kelly Korengkeng, menilai sikap Kasat Lantas Polres Minahasa sangat tidak elegan dan berpotensi mencederai citra Polri di mata insan pers.

“Polri dan pers adalah mitra strategis dalam menjaga stabilitas kamtibmas, demokrasi, serta edukasi publik. Sinergi ini menuntut keterbukaan informasi dan profesionalisme,” ujar Korengkeng, mengutip pernyataan Kapolri pada Kick Off Hari Pers Nasional 2026 yang digelar 30 November 2025 di Serang, Banten.

Korengkeng berharap persoalan ini menjadi perhatian serius Kapolres Minahasa AKBP Steven J.R. Simbar, S.I.K., serta Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. Dr. Roycke Harry Langie, agar hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers di Minahasa dapat kembali berjalan harmonis dan profesional.

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here