Minahasa, JelajahTerkini – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa di bawah kepemimpinan Bupati Robby Dondokambey, S.Si, MAP dan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, SS, menggelar pelantikan dan pengambilan sumpah/janji Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Senin (26/1/2026).
Pelantikan dipimpin langsung oleh Bupati Minahasa Robby Dondokambey dan disaksikan Wakil Bupati Vanda Sarundajang, Ketua TP-PKK Martina Dondokambey Lengkong, SE, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Dr. Lynda Watania, serta jajaran Pemkab Minahasa. Kegiatan diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Bupati Minahasa oleh Kepala BKPSDM Drs. Moudy Pangerapan, MAP.
Pada kesempatan tersebut,
Bupati juga menyerahkan Surat Keputusan Pelaksana Tugas (Plt) kepada lima pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Minahasa.
Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik, yakni: Alexander Mamesah sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa;
Arthur Palilingan sebagai Kepala Dinas Pendidikan;
Lona Wati sebagai Kepala Dinas Perdagangan;
Dano Warouw sebagai Kepala Dinas Perhubungan;
Agustivo Tumundo sebagai Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga;
Riany Suwarno sebagai Kepala Dinas Perpustakaan;
Maya Kainde sebagai Kepala Dinas Pangan;
Melky Rumate sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran;
David Mangundap sebagai Kepala Badan Keuangan;
Daudson Rombon sebagai Kepala Dinas Perumahan Rakyat;
Nofri Lontaan sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup;
Johny Tendean sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan SDM;
Moudy Pangerapan sebagai Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata.
Selain itu, Bupati melantik Tommy Wuwungan, Joice Pua, dan Vicky Kaloh sebagai Staf Ahli Bupati.
Sementara itu, pejabat yang ditetapkan sebagai Pelaksana Tugas (Plt) antara lain Ricky Laloan sebagai Plt Kepala Dinas Kominfo,
Rivai Mamoto sebagai Plt Kepala Dinas PUPR,
Robert Ratulangi sebagai Plt Sekretaris DPRD,
dan Sandro Mogot sebagai Plt Kepala BPBD.
Arnold Siwi ditetapkan sebagai Kepala Satpol PP.
Dalam sambutannya, Bupati Minahasa menegaskan bahwa pelantikan dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan serta kebutuhan strategis untuk memperkuat kinerja birokrasi agar semakin efektif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan pembangunan daerah.
“Rotasi dan mutasi jabatan adalah hal yang wajar dalam sistem pemerintahan. Ini bukan hukuman maupun penghargaan, melainkan penyegaran organisasi dan penyesuaian kompetensi demi optimalnya penyelenggaraan pemerintahan,” tegas Bupati.
Bupati juga menekankan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata, integritas, serta loyalitas profesional kepada organisasi dan masyarakat.
Ia mendorong seluruh pejabat untuk terus berinovasi, bekerja cepat dan tepat, serta berorientasi pada hasil yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Selain itu, Bupati mengingatkan pentingnya menjaga integritas, loyalitas, dan profesionalisme dalam pelaksanaan tugas.
Pelantikan tersebut dirangkaikan dengan penandatanganan Pakta Integritas dan Perjanjian Kinerja sebagai bentuk komitmen moral, profesional, dan hukum para pejabat.
Menutup sambutannya, Bupati Minahasa menyatakan keyakinan bahwa para pejabat yang dilantik mampu menjadi penggerak perubahan dan penguat birokrasi yang profesional, bersih, dan melayani.
Usai pelantikan, Pemkab Minahasa juga melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2026. (V)




