Tomohon jelajahterkini–Ikut mendukung energi bersih, PLN (Persero) terus mendorong generasi muda, salah satunya lewat pelatihan konversi motor bensin, menjadi motor listrik yang digelar di SMK Kristen 1 Tomohon, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN, yang bertujuan membantu siswa memiliki keterampilan di bidang teknologi ramah lingkungan.

Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum UIP3B Sulawesi, Hary Subagyo, mengatakan pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknologi, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi siswa.
“Dengan kemampuan konversi motor listrik, mereka bisa mandiri dan ikut mendukung pengurangan emisi serta penghematan bahan bakar,” jelasnya.
Hary menambahkan, PLN ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama di daerah tempat unit PLN berada.
“Kami ingin anak-anak SMK siap menghadapi perubahan menuju energi hijau,” ujarnya.
Selain di Tomohon, PLN UIP3B Sulawesi juga menjalankan berbagai pelatihan keterampilan lain seperti barista dan budidaya kopi di Sinjai.
Tahun depan juga, PLN menyiapkan program TJSL 2026 yang akan menyasar pemuda dan pencari kerja agar bisa bersaing di dunia kerja.

PLN berharap dengan adanya kegiatan ini,siswa SMK tidak hanya memahami pentingnya energi bersih, tetapi juga mampu berperan aktif dalam mendukung masa depan hijau Indonesia.
Diketahui, sebanyak 25 orang, terdiri dari guru dan pelajar SMK Kristen Satu Tomohon ditempa. Perihal pengetahuan teknologi konversi kendaraan bermotor yang sebelumnya menggunakan bahan bakar minyak (BBM), diubah menjadi mesin dengan energi listrik. Demikian dilaporkan Ketua Yayasan Muda Bakti Nusantara, Andi Zulfauzi selaku penyelenggara kegiatan.
Dikatakannya, kgiatan ini merupakan bentuk nyata dari semangat kolaborasi antara dunia industri dan lembaga masyarakat. Dengan sasaran untuk mendukung transisi energi bersih dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) di bidang teknologi ramah lingkungan.

“Pelatihan ini bertujuan memberikan pengetahuan keterampilan praktis kepada peserta mengenai konversi motor konvensional menjadi motor listrik. Menciptakan teknisi dan inovator muda di bidang kendaraan listrik. Mendukung program pemerintah bersama PLN dalam percepatan transisi menuju energi berkelanjutan dan bebas emisi,” kata Andi.
Dalam pelatihan ini, ada 9 unit sepeda motor yang sudah dikonversikan ke dari bbm ke energi listrik. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, sejak Selasa (21/10). Selama 3 hari para peserta mendapatkan materi tentang sistem kelistrikan kendaraan listrik. Peserta pun mengatur kesempatan untuk praktik langsung mengkonversikan kendaraan bbm ke listrik. Tentu dengan pendampingan para ahli. Dipastikan, peserta akan mendapatkan sertifikasi untuk pelatihan ini.
Manager Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) Sistem Minahasa, Yuana Putra Adianto, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Kota Tomohon dalam mendukung program konversi kendaraan bermotor berbahan bakar minyak (BBM) menjadi listrik.
“Terus terang, saya baru satu hari bertugas di kantor ini setelah proses serah terima jabatan pada Kamis malam kemarin. Namun sambutan masyarakat di Tomohon sangat baik dan welcome,” ujar Yuana.

Ia menegaskan bahwa program tersebut menjadi momentum awal untuk mempererat kolaborasi antara PLN dan masyarakat sekitar, terlebih UP2B berperan sebagai penjaga keandalan listrik pada sistem Sulawesi Utara dan Gorontalo.
“Dengan adanya program ini, kami ingin merangkul masyarakat sekitar sehingga kelistrikan dapat dijaga dengan aman, sekaligus membangun interaksi dan kolaborasi yang baik,” lanjutnya.
Yuana juga memaparkan bahwa konsumsi listrik secara nasional terus meningkat. “Secara rata-rata, peningkatan penjualan atau produksi listrik di Indonesia mencapai 4 sampai 5 persen. Hal ini menunjukkan pertumbuhan sektor kelistrikan yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.” terang dia.
Dalam kesempatan tersebut PLN Peduli juga menyerahkan Bantuan Pendidikan 9 Unit Kit Konversi Motor Listrik untuk Guru dan Siswa serta Bantuan Sarana dan Prasarana Bengkel Motor Listrik untuk Siswa SMK Kristen 1 Tomohon.
Seremonial penutupan pelatihan dilaksanakan di ruang aula sekolah. Usai penutupan, dilakukan test drive pada sejumlah motor listrik hasil konversi. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Wali Kota Tomohon diwakili oleh Kadisnaker Tomohon, Mariam Raum, Sekretaris Yayasan GMIM DS AZR Wenas, Jan F. Soriton, jajaran PLN UP2B Minahasa, komite sekolah dan jajaran guru serta siswa SMK 1 Kristen Tomohon.




