Minahasa jelajahterkini.com– Warga Desa Temboan, Kecamatan Langowan Selatan digemparkan dengan peristiwa tragis yang menimpa seorang perempuan bernama Irene Mambu (almarhumah), yang ditemukan meninggal dunia dengan luka di bagian leher dan wajah.
Kejadian itu terjadi pada Minggu (17/08/2025) sekitar pukul 00.25 WITA di Jaga 1 Desa Temboan, tepatnya di belakang rumah keluarga Ngongoloi-Mambu.
Kronologi bermula saat saksi Simson Kumaralo (55) diminta oleh Syeny Ngongoloi, ibu korban, untuk mencari keberadaan Irene yang tidak berada di dalam rumah. Saat pencarian, saksi menemukan jejak darah dari dalam rumah hingga ke tangga belakang. Dengan bantuan senter, saksi kemudian menemukan tubuh korban dalam kondisi terlentang, bagian atas pakaian terbuka, dan sudah tidak bernyawa.
Keterangan saksi lain, Brigita Kembuan (9), cucu korban, turut memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan. Brigita yang tinggal bersama korban sempat mendengar suara korban mengeram, meminta tolong, serta bunyi gelas pecah sekitar pukul 00.25 WITA. Ia juga mendengar ada seseorang yang mencoba membuka pintu kamarnya dari luar, namun pintu dalam keadaan terkunci. Tak lama, ia menghubungi ibunya, Syeny Ngongoloi, yang kemudian datang dan menemukan bercak darah serta sebuah pisau berlumuran darah di dalam rumah korban.
Dari hasil olah TKP, polisi menduga korban mengalami penganiayaan dengan senjata tajam. Selain itu, menurut keluarga, sejumlah barang milik korban, termasuk uang hasil penjualan cengkih dan sebuah ponsel, dinyatakan hilang. Hal ini memperkuat dugaan bahwa pelaku tidak hanya melakukan penganiayaan, tetapi juga pencurian.
Kapolsek Langowan IPDA March Faldry Makaampoh,bersama Kasat Reskrim Polres Minahasa IPTU Kadek Agus Surya Darma, menegaskan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan.
Tim Inafis Polres Minahasa sudah melakukan olah TKP, sementara aparat terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap motif dan pelaku dari peristiwa tragis ini.(Vidi)




