Minahasa – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Minahasa melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak mengelar kegiatan dengan tema “Penyajian Dan Pemanfaatan Data Gender Dan Anak Dalam Kelembagaan Data Kewenangan Kabupaten Dan Kota ,di Aula Anos Cafe ,Senin (30/06/2025).
Asisten 1 Setdakab Minahasa, Drs. Riviva Maringka didampingi Plt. Kadis PPPA Josefien Kaurow SP. saat memberikan materi, menyampaikan kegiatan ini digelar dalam rangka diskusi bersama terkait penyediaan penyusunan data perempuan dan anak yang digunakan untuk menyusun perencanaan yang responsif gender.
“Data yang dimaksud adalah data terpilah berdasarkan jenis kelamin di berbagai aspek pembangunan, seperti aspek pendidikan, kesehatan, kegiatan ekonomi, serta masalah sosial lainnya,” ujar Maringka
Lebih lanjut, memaparkan, data-data tersebut untuk percepatan pelaksanaan pengarusutamaan gender dan pemenuhan hak anak dalam program dan kegiatan ke depan agar lebih efisien, efektif dan menjamin adanya kesetaraan keadilan gender serta anak dengan adanya profil perempuan dan anak.
Untuk mewujudkan profil perempuan dan anak perlu dukungan dari semua pihak. “Kepada peserta yang hadir saya meminta komitmen bersama agar dapat memberikan data profile terkait perempuan dan anak sesuai dengan clusternya masing-masing,” lanjutnya.
Sementara tujuan dari kegiatan ini, untuk berdiskusi bersama sekaligus mensosialisasikan form yang harus diisi oleh SKPD terkait data Perempuan dan Anak.
Selain itu, tersedianya data perempuan dan anak, adanya komitmen untuk mengisi form dan menyusun data perempuan dan anak dalam penyusunan program, kebijakan dan kegiatan pembangunan di berbagai bidang, agar responsif gender serta peduli anak demi terwujudnya kesetaraan gender dan pemenuhan hak anak.
Selanjutnya, memberikan petunjuk atau refrensi bagi para penentu kebijakan dan penyusun program pada setiap organisasi perangkat daerah (OPD) terutama dalam menyusun kegiatan pembangunan, sehingga kegiatan yang direncanakan dapat menghasilkan pembangunan yang tepat sasaran.sebagai baseline untuk mengurangi kesenjangan Perempuan, anak dibanding laki-laki dalam memperoleh akses, kesempatan partisipasi, kontrol, dan mendapatkan manfaat atas kebijakan, program dan hasil pembangunan secara adil dan setara.
“Setiap organisasi perangkat daerah (OPD) semakin menyadari pentingnya pengumpulan dan pemanfaatan data gender dan anak dalam perencanaan program kerja di kabupaten Minahasa ” tutur Maringka (v)




