Saturday, January 17, 2026
HomeNasionalPWI Tomohon Sepakat Perjuangkan Henk Ngantung Sebagai Pahlawan Nasional

PWI Tomohon Sepakat Perjuangkan Henk Ngantung Sebagai Pahlawan Nasional

Date:

Tomohon – Sebelumnya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Tomohon telah sepakat menggaungkan Mendur bersaudara sebagai pahlawan Nasional.

Kali ini dalam diskusi tentang draf buku sosok Henk Ngantung, yang digelar di Sekretariat PWI, Kelurahan Matani Satu, Kecamatan Tomohon Tengah, Rabu (16/4/2025), PWI Tomohon kembali berkomitmen untuk memperjuangkan satu lagi putra daerah, asli Tomohon untuk menjadi pahlawan Nasional.

Ketua PWI Tomohon Hendra Mokorowu mengatakan, diskusi buku menjadi salah satu agenda rutin yang terus dilakukan PWI. Selain itu, ini juga menjadi dukungan serta apresiasi kepada Judie Turambi sebagai penulis Henk Ngantung.

“Kami PWI memberi dukungan penuh agar Henk Ngantung bisa dinobatkan sebagai tokoh pejuang dan pahlawan nasional,” ucapnya.

Ia juga berharap, Henk Ngantung kedepannya bisa mendapatkan pengakuan atas kiprah dan perjuangannya di negeri ini.

Sedikit mengenai sosok Henk Ngantung. Ia mempunyai nama asli Hendrik Hermanus Joel Ngantung, lahir pada 1 Maret 1921. Pria asal Tomohon, Sulawesi Utara ini merupakan putra dari pasangan Arnold Rori Ngantung dan Maria Magdalena.

Henk Ngantung, merupakan salah satu tokoh kebanggaan masyarakat kota Tomohon.Selain dikenal sebagai eks Gubernur Jakarta, beliau juga adalah senimam berbakat yang telah banyak menghasilkan karya – karya luar biasa.

Dari semua capaiannya yang luar biasa, nama Henk Ngantung sudah diusulkan menjadi pahlawan Nasional bersama nama-nama besar seperti Mendur bersaudara oleh salah satu tokoh sejarawan dan penulis Judi Turambi.

Tak hanya itu, Judi Turambi juga sementara membuat buku yang berkisah tentang Henk Ngantung berjudul, Nasionalisme Dalam Seni dan Pemerintahan a tribute to Henk Ngantung.

Dalam diskusi Judi Turambi mengatakan buku ini, berisi sejarah yang belum pernah ditulis di buku sejarah lain tentang Henk Ngantung.

“Dari sekian banyak yang menulis tetang sejarah Henk Ngantung, di buku saya ini membahas beberapa sejarah yang belum pernah ditulis oleh orang lain. Karena saya menulis kisah-kisahnya sebagai orang Tomohon dan pernah tinggal di Tomohon,” tuturnya.

Turambi mengaku, sumber dan informasi yang ia dapat sebagai bahan penyusunan buku ini dari orang-orang terdekat Henk Ngantung, baik saudara,tetangga dan kerabat.

Ia menambahkan, sebagai masyarakat Tomohon patut merasa bangga dan penuh apresiasi kepada Henk Ngantung. Karena sebagai seniman, karyanya banyak berbauh perjuangan. Salah satunya ketika ia hadir dalam penandatanganan perjanjian Renville 17 Januari 1948 di atas kapal perang Amerika Serikat, USS Renville, yang pada saat itu berlabu di Tanjung Priok, Jakarta.

Ia juga hadir dalam perjanjian antara Belanda dan Indonesia di Linggar Jati. Ia menulis dan merekam langsung situasi. Itu membuktikan Heint Ngantung memiliki jiwa nasionalisme yang sangat tinggi. Masih banyak juga karyanya yang luar biasa yang banyak dikenal, dan diakui bahkan sampai keluar negeri, untuk itu dia layak menjadi salah satu pahlawan Nasional.

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here