Minut, Jelajahterkini.com – Bupati Kabupaten Minahasa Utara (Minut) Dr.(Cand) Joune James Esau Ganda, S.E., M.A.P., M.M., M.Si yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Minut, Drs. Allan Mingkid menghadiri kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) di Kelurahan Sukur Kec. Airmadidi. Rabu, (26/3/2025).

Maksud dari Gerakan Pangan Murah (GPM) adalah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan pangan masyarakat menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN). Tujuan dari kegiatan GPM ini adalah untuk menyediakan pangan yang terjangkau bagi masyarakat, meningkatkan daya beli masyarakat, serta mengendalikan inflasi daerah.


Kegiatan ini dibuka langsung oleh Assisten dua Drs Allan Mingkid. Dalam penyampaiannya, bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat serta memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri.


“Menjelang hari-hari besar keagamaan, kebutuhan pangan seringkali meningkat. Guna menjaga ketersediaan bahan pangan pokok dan daya beli masyarakat terhadap komoditas pangan menjelang Hari Besar Keagamaan dan Nasional (HBKN) khususnya jelang Idul Fitri, maka pemerintah kabupaten Minahasa Utara mengadakan gerakan pasar murah dengan tujuan agar masyarakat dapat memperoleh kemudahan dalam memenuhi kebutuhan pokok, serta menjaga stabilitas harga serta ketersediaan bahan pangan dalam rangka pengendalian inflasi daerah,” ujar Assisten II, Allan Mingkid.
Lurah Sukur Pretty Veronika Lumempouw, S.STP. dalam ucapan sambutannya mengatakan, Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini sangat penting mengingat kondisi saat ini, di mana harga bahan pangan seringkali mengalami fluktuasi yang dapat membebani keluarga-keluarga di Kelurahan Sukur Airmadidi. Dalam upaya untuk menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, program ini adalah salah satu langkah yang konkrit dari pemerintah dalam membantu meringankan beban masyarakat.
“Saya berharap kepada seluruh warga agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Mari kita bersama-sama mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan kita semua,” kata Pretty.
Sementara itu Kadis dinas Pangan Bertha L.Katuuk, SP dalam laporannya menyampaikan, “Kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara melalui Dinas Pangan melaksanakan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai langkah untuk, Memastikan ketersediaan pangan dengan harga terjangkau, serta berusaha menekan inflasi yang sering dipicu oleh kenaikan harga komoditas,” ujar Kadis Bertha.
Dalam rangka menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2025. Komoditas yang disediakan dalam acara ini, antara lain:
– Beras Bunaken, Rp 74.500,- menjadi Rp.44.500.
– Beras Mapalus Rp. 71.000 menjadi Rp.41.000
- – Beras SPHP Rp.58.000– Gula Pasir Rp. 18.000 menjadi Rp. 8000
- – Cabai Rawit Rp. 90.000,- menjadi Rp. 70.000,-Daging ayam Rp.34.000,-
- – Tomat Rp.15.000 menjadi Rp. 10.000.
- – Bawang Merah Rp. 50.000 menjadi Rp.30.000,-
- – Bawang Putih Rp. 45.000,- menjadi Rp 25.000,-.
- – Daging Ayam Harga jual komoditas tersebut berada di bawah harga pasar, dengan subsidi berkisar antara 10%-30% dari harga pasar.
“Diharapkan melalui Gerakan Pangan Murah ini, selain dapat menekan harga komoditas yang menjadi pendorong inflasi di daerah, juga dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” tutur kadis Bertha.
Dengan adanya kegiatan GPM ini, Bupati Minut ingin memastikan bahwa masyarakat di Kabupaten Minahasa Utara dapat memperoleh pangan yang cukup dan terjangkau, terutama menjelang HBKN. Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga pangan dan mengendalikan inflasi.
Turut Hadir dalam acara GPM : Assisten II, Drs. Allan Mingkid, Dandim Bitung 1310, Dandim Manado 1309, Danlanudal, Kapolres minut, Pengadilan Negeri Airmadidi, Ppid Minut, Camat Airmadidi, Lurah Sukur.
(DoKaLo)




