Mitra – Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) Ronald Kandoli mengajak semua Aparatur Sipil Negara (ASN) dan para pejabat agar bisa bekerja secara profesional.
Hal ini disampaikan setelah menghadiri peluncuran indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) 2025 bersama wakil bupati Fredi Tuda, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia (KPK RI), yang dilaksanakan di ruang rapat kantor bupati Mitra, Rabu (5/3/2025).
“Tak ada lagi campur tangan politik atau apapun lagi disini. Semua sudah usai, dan mari kita bekerja secara profesional, dan fokus untuk membangun daerah ke depan,” ungkapnya kepada awak media.
Ia juga meminta kepada para ASN dan pejabat untuk bekerja secara maksimal dan profesional saja untuk membangun pemerintahan dan daerah. Kalian tak usah takut atau ragu, karena jika kerja kalian sangat baik, tentu akan diberikan reward.
Sementara ia juga menyentil soal adanya ASN di jajaran Pemkab Mitra yang malas ngantor. Menurutnya, hal ini telah menjadi perhatiannya dan sementara ditelusuri oleh pihaknya jika hal tersebut benar adanya.
“Bila kedapatan, tentu ada punishment terhadap ASN terkait. Saya sudah perintahkan Sekda dan jajaran untuk menelusuri hal ini.,” tandasnya.




