Bitung, Jelajahterkini.com – Mengawali Tahun 2025 ini, Kota Bitung kembali kecipratan Dolar dari turis mancanegara yang dibawa oleh Kapal Pesiar berkelas Garis Premium dengan 1980 orang penumpang dan 774 awak kapal. Dengan total pengunjung yang datang ke Kota Digital ini sebanyak 2754 orang. Rabu, (8/1/2025).
Disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Bitung, Pingkan Kapoh.
“Besok Jam 7 Pagi (9/1) kapal pesiar Noordam merapat di Pelabuhan Bitung dan sejam kemudian barulah penumpang bisa turun melihat-lihat kota Bitung dan sekitarnya,” ungkap Kapoh.

Menurutnya, kapal yang panjangnya mencapai kira-kira 285 meter dengan lebar 32 meter ini akan berada di Bitung hingga pukul 17.00 Wita. “Dari Bitung, kapal ini akan menuju ke Jayapura, Papua,” kata mantan Kabag Humas Pemkot Bitung di era Hanny Sondakh ini.
Dalam menyiapkan penyambutan kapal, Pemkot Bitung telah bergerak cepat. “Untuk persiapannya sudah 95 persen, mulai dari Lapak UMKM, Zona Transit, Acara Penyambutan hingga para Guide maupun lokasi-lokasi wisata serta keamanannya,” jelas Kapoh.
Pihak Travel resmi dari MV Noordam telah menunjuk Vam Tours, sebuah biro perjalanan nasional yang memiliki cabang di Sulawesi Utara. “Namun banyak penumpang yang memesan perjalanan sejak jauh-jauh hari secara online melalui biro perjalanan lokal,” ungkapnya.
Kapoh juga menjelaskan, kemungkinan ada tamu yang memilih mencari biro perjalanan lokal saat tiba di pelabuhan. “Pasti ada juga yang hanya membutuhkan guide untuk perjalanan singkat ke pasar-pasar tradisional atau seputaran Pelabuhan Bitung dan pusat kota,” katanya.
Data dari Dinas Pariwisata menunjukkan bahwa sekitar 135 penerjemah atau guide telah mendaftar untuk membantu kelancaran kedatangan para turis dari Amerika, Eropa, dan Asia. “Ada juga 20 UMKM yang nantinya akan menjual cendera mata di lokasi Pelabuhan ini,” jelasnya.
Acara penyambutan akan dilakukan oleh Walikota Bitung, Ir Maurits Mantiri dan Forkopimda. “Pak Wali sudah menyiapkan waktu menyambut para tamu,” ungkap Kapoh.
Selanjutnya, walikota berpesan agar masyarakat Bitung dapat menjadi tuan rumah yang baik. “Kiranya warga Bitung bisa memanfaatkan kedatangan para turis ini agar ada pemasukan ekonomi keluarga dengan berjualan, membuat paket perjalanan, hingga menjadi juru bahasa yang penting sopan dan rapi,” tutupnya.
Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSD), Askhari Maskiki, mengonfirmasi bahwa mereka telah menyiapkan mekanisme masuk kawasan Taman Wisata Alam Batuputih dan Batuanggus. “Kami sudah mendapatkan pemberitahuan soal ini dan sudah menyiapkan kelompok guide serta beberapa tenaga BKSDA untuk mengawasi keamanan kawasan dan keselamatan para pengunjung,” ungkap Maskiki, yang sayangnya tidak dapat menyambut kedatangan turis karena sedang menjalankan tugas di luar kota.
Pemerintah Kota Bitung bersama masyarakat siap menyambut kunjungan turis internasional, memberikan pengalaman yang tak terlupakan sambil meningkatkan perekonomian lokal.
(Vera.E.Kastubi)




