
Minahasa,, Jelajahterkini – Manajemen Persmin Minahasa mengambil langkah tegas dengan mencoret enam pemain dari skuad setelah melakukan evaluasi menyeluruh pasca laga uji tanding melawan XYBR Tomohon yang digelar di Lapangan Langowan, Jumat (6/3).
Keputusan tersebut diambil dalam rapat manajemen yang dipimpin CEO Renaldo Sengke bersama Manager Richo Roring. Evaluasi dilakukan sebagai bagian dari proses pembentukan tim menjelang bergulirnya Liga 4 Zona Sulawesi Utara.
Renaldo Sengke menjelaskan, pencoretan pemain merupakan hasil penilaian terhadap kedisiplinan serta kebutuhan tim selama masa pemusatan latihan.
“Kami melakukan evaluasi terhadap pemain yang terlibat indisipliner selama training camp, serta beberapa pemain yang dinilai belum sesuai dengan kebutuhan tim,” ujarnya, Senin (9/3/2026) di Stadion Maesa Tondano.
Ia menegaskan, pemain yang sudah terikat kontrak dengan Persmin Minahasa namun memilih tidak memperkuat tim akan menghadapi konsekuensi sesuai perjanjian yang telah disepakati bersama.
“Jika tidak menunjukkan itikad baik, persoalan ini bisa kami laporkan ke PSSI maupun pihak berwajib,” tegasnya.
Sementara itu, Direktur Teknik Yongki Rantung mengatakan manajemen terus melakukan pencarian pemain yang dinilai tepat untuk memperkuat skuad Persmin menghadapi kompetisi.
Menurutnya, bagi pemain yang masih berstatus kontrak hingga akhir kompetisi namun tidak ingin bermain bersama Persmin, klub akan mengambil langkah sesuai isi kontrak yang telah disepakati.
“Tim saat ini tetap fokus mematangkan persiapan dan melakukan evaluasi agar skuad semakin siap sebelum kompetisi dimulai,” jelas Rantung.
Dalam kesempatan itu, manajemen Persmin juga menyoroti adanya dugaan praktik perekrutan pemain oleh klub lain yang dinilai kurang etis. Sengke berharap seluruh pihak dapat menghormati kontrak pemain yang sudah disepakati dengan klub.
“Jika ada pihak yang mencoba mengambil pemain yang masih terikat kontrak dengan Persmin Minahasa, kami tidak segan menempuh jalur hukum,” pungkasnya. (V)



