Minut, Jelajahterkini.com – Upaya Bupati Joune Ganda menjadikan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) sebagai “Surga Investasi” di sektor pariwisata semakin nyata, setelah jaringan resort internasional Club Med resmi memilih Likupang sebagai lokasi investasi barunya di Asia Tenggara, dengan rencana memulai progres pada tahun 2026.

Kepastian ini ditandai dengan pertemuan Bupati Joune Ganda dengan petinggi PT. Cakra Guna Darma Eka dan PT. Cakra Kema Development (pengembang Club Med) di kediaman pribadi Bupati di Desa Kaima akhir pekan lalu. Dalam pertemuan tersebut, pihak perusahaan melaporkan proses investasi di Kecamatan Kema, khususnya Desa Waleo dan Desa Makalisung, dengan rencana membangun tahap pertama seluas sekitar 50 ha pada 2026.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya: pada 24 Agustus 2023, Chairman/CEO Club Med Henri Giscard D’ Estaing bertemu Bupati di Bandara Sam Ratulangi, yang kemudian disusul penandatanganan Nota Kesepahaman di Jakarta pada 25 Agustus 2023 antara perwakilan Paradise Indonesia dan CEO ESAP Markets Club Med.
Menurut Bupati Joune Ganda, Club Med menunjukkan antusiasme tinggi dengan kesiapan menggelontorkan dana besar, yang dipengaruhi oleh potensi alam serta kemudahan, kecepatan, dan profesionalisme sistem perizinan di Minut. Ia menegaskan bahwa jika tidak ada hambatan, pembangunan akan dimulai tahun ini, dan pemerintah siap memberikan pelayanan administrasi, keamanan, dan kelancaran proses. Investasi triliunan rupiah ini dipastikan akan berdampak signifikan pada pertumbuhan ekonomi daerah dan masyarakat sekitar.
Lokasi tersebut termasuk dalam kawasan pariwisata menurut RTRW, dan jika terwujud, proyek ini akan menjadi salah satu investasi pariwisata terbesar di kawasan timur bahkan Sulawesi Utara.
Bupati meminta dukungan masyarakat terhadap kegiatan ini. Dalam pertemuan, Bupati didampingi perwakilan manajemen Club Med di Sulut, Kadis PUPR Minut Alfons Tintingon, dan stafnya. (DoKaLo)




