Bitung – Sebanyak 622 prajurit muda resmi menyandang status sebagai Tamtama TNI AD usai melewati Pendidikan Pertama Tamtama (Dikmata) Gelombang II TA 2025 di Mako Secata Rindam XIII/Bitung, Sabtu (13/9/2025).
Di balik keberhasilan itu, peran Komandan Secata (Dansecata) Rindam XIII/Merdeka, Letkol Inf Jenris Yulmal Vinas, menjadi kunci dalam menempa para calon prajurit hingga siap dilantik. Selama berbulan-bulan, Dansecata bersama jajaran instruktur berada di garda terdepan membentuk disiplin, mental baja, dan jiwa juang para siswa.

“622 prajurit yang kita lihat hari ini bukanlah hasil instan. Mereka ditempa dengan keras, penuh dinamika, dan melewati proses panjang. Kami pastikan mereka siap mengabdi bukan hanya sebagai penjaga kedaulatan, tapi juga sebagai penggerak pembangunan di wilayah tugasnya,” tegas Dansecata.
Upacara penutupan sendiri dipimpin Pangdam XIII/Merdeka, Mayjen TNI Suhardi, yang membacakan amanat Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak. Kasad menekankan, pendidikan dasar hanyalah awal perjalanan panjang sebagai prajurit. Selanjutnya, para Tamtama akan ditempatkan di Batalyon Teritorial Pembangunan (YTP), unit baru dengan peran strategis ganda, menjaga wilayah sekaligus menggerakkan pembangunan masyarakat.

“Prajurit TNI AD harus menjadi sosok multiperan, bukan hanya tangguh di medan tempur, tetapi juga hadir memberi solusi, manfaat, dan harapan bagi rakyat. Teruslah belajar, berlatih, dan mengasah diri dengan disiplin, kesabaran, dan ketulusan,” pesan Kasad.
Upacara penutupan berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah pejabat, antara lain Kasdam XIII/Merdeka Brigjen TNI Yustinus Nono Yulianto, Kapoksahli Pangdam Brigjen TNI Saptono Syiwarudi, Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei, Dandim 1310/Bitung Letkol Czi Hanif Tupen, S.T., M.I.P, Kapolres Bitung AKBP Albert Zai, S.I.K., M.H., para pejabat utama Kodam XIII/Merdeka, Kapendam XIII/Merdeka Kolonel Inf Daniel E.S. Lalawi, S.I.P., serta perwakilan orang tua siswa dan unsur Forkopimda Kota Bitung.




