Minut, Jelajahterkini.com – Gerak cepat Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk melakukan pemulihan pasca banjir yang melanda beberapa daerah Di Minahasa utara baru-baru ini. Bupati Minut Joune Ganda, telah mencatat jajarannya untuk segera menangani kawasan yang terdampak bencana. Senin, (24/3/2025).
Bupati Joune Ganda ingin memastikan bahwa kehadiran pemerintah dapat dirasakan oleh warga yang membutuhkan bantuan segera.
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Minut telah mengirimkan alat berat ke Desa Tiwoho, Kecamatan Wori, untuk mengatasi pendangkalan di Sungai Paimbingan. Menurut warga setempat, pendangkalan sungai menjadi penyebab utama terjadinya banjir yang menggenangi 48 rumah di lingkungan jaga 2, 7, dan 8. Sekitar 148 jiwa pun terkena dampaknya, dengan volume udara meningkat menyebabkan mencapai hingga pemukiman.
Pengerukan sungai masih terus berlangsung, Kondisi sungai saat ini tampak lebih besar dan aliran air menjadi lebih lancar, yang diharapkan akan mengurangi risiko banjir di masa mendatang.
Sejak Jumat (21/3/2025), cuaca di Minut didominasi oleh hujan sedang hingga lebat, dan Bupati Joune Ganda menyatakan akan membiarkan kondisi ini. Ia menghimbau masyarakat untuk mewaspadai curah hujan tinggi dan disarankan agar tidak keluar rumah jika tidak ada kebutuhan mendesak.
Bupati Joune Ganda juga menekankan bahwa Pemkab Minut telah menyiapkan langkah-langkah mitigasi bencana, termasuk: Sosialisasi dan edukasi tentang peringatan dini bencana melalui media sosial, serta koordinasi dengan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk merekam dan tindakan cepat dalam menghadapi bencana. Joune Ganda.
Bupati Joune Ganda mengingatkan masyarakat untuk mengenali tanda-tanda perubahan cuaca dan kondisi alam, serta tetap berkoordinasi dengan aparat desa jika memerlukan penanganan. Selain itu, bupati juga mengingatkan para nelayan dan petani untuk lebih memperhatikan keadaan cuaca sebelum aktivitas mereka. Penekanan pada kewaspadaan khusus diberikan kepada masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai, tepi pantai, dan tebing.
“Jika terjadi angin kencang, segera matikan aliran listrik dan hindari berteduh di bawah pohon atau bangunan yang berpotensi roboh,” pesan Bupati Joune Ganda.
Bupati Joune Ganda tekanan pentingnya keselamatan dan budaya sadar bencana bagi seluruh masyarakat. “Jika kita siap untuk selamat, budayakan sadar bencana, kita jaga alam dan alam jaga kita,” tandas Bupati Joune Ganda.
(*DoKaLo)




