
MINAHASA, JelajahTerkini — Bupati Minahasa Dr. Robby Dondokambey, S.Si., M.A.P., bersama Ketua TP-PKK Kabupaten Minahasa Ny. Martina Dondokambey-Lengkong, S.E., Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang, S.S., M.A.P., dan Sekretaris Daerah Kabupaten Minahasa Dr. Lynda D. Watania, M.M., M.Si., menghadiri sekaligus membuka tahapan seleksi peserta Pemilihan Waraney Wulan Minahasa Tahun 2026, Kamis (15/10/2026), di BPU Tondano.
Ajang tahunan ini menjadi salah satu wadah strategis untuk menjaring generasi muda Minahasa yang tidak hanya memiliki penampilan menarik, tetapi juga berkarakter, berwawasan luas, kreatif, serta mampu menjadi representasi budaya dan potensi daerah di berbagai tingkatan.
” Bupati Robby Dondokambey berharap proses seleksi tersebut dapat melahirkan sosok Waraney dan Wulan yang mampu menjadi duta sekaligus promotor Kabupaten Minahasa, baik di tingkat daerah, nasional, hingga internasional.
Menurutnya, peserta yang terpilih harus memiliki kualitas diri yang seimbang, mulai dari kecerdasan, kreativitas, integritas, hingga kecintaan terhadap budaya dan identitas Minahasa.
“Kiranya tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga cerdas, kreatif, berintegritas dan memiliki rasa cinta yang mendalam terhadap budaya serta identitas Minahasa,” harap Dondokambey.
Ia juga menekankan bahwa keberhasilan dalam ajang ini bukan semata-mata ditentukan oleh siapa yang menjadi juara, melainkan bagaimana setiap peserta mampu mengembangkan potensi diri dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
Bupati berharap seluruh peserta dapat menjadikan proses seleksi sebagai kesempatan untuk belajar, membangun kepercayaan diri, memperluas wawasan, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam membawa nama baik daerah
“Jadilah pribadi yang terus berkembang dan bermanfaat bagi masyarakat. Tunjukkan potensi terbaik, bukan hanya untuk menjadi yang paling unggul, tetapi juga untuk menginspirasi dan menyebarkan pesan-pesan positif,” menjadi pesan yang ditekankan dalam ajang tersebut.
Sementara itu, Wakil Bupati Minahasa Vanda Sarundajang menyoroti pentingnya kemampuan peserta dalam mengenali potensi diri, memahami jati diri, serta mendalami nilai-nilai budaya Minahasa.
Menurutnya, pemahaman terhadap budaya dan identitas daerah merupakan bekal penting bagi para finalis untuk menjalankan peran sebagai duta budaya yang mampu memperkenalkan kekayaan tradisi Minahasa kepada masyarakat luas.
Ia berharap para peserta tidak hanya mempersiapkan diri untuk menghadapi kompetisi, tetapi juga membangun karakter dan wawasan agar mampu menjadi generasi muda yang percaya diri, berbudaya, serta bangga terhadap daerah asalnya.
Dengan demikian, Waraney Wulan Minahasa diharapkan tidak sekadar menjadi ajang pemilihan figur muda berprestasi, tetapi juga menjadi ruang pembinaan generasi penerus yang mampu menjaga warisan budaya sekaligus mempromosikan potensi pariwisata dan kekayaan daerah.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Minahasa, jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa, para camat se-Kabupaten Minahasa, panitia Pemilihan Waraney Wulan Minahasa Tahun 2026, serta para calon finalis.
Melalui penyelenggaraan Pemilihan Waraney Wulan Minahasa 2026, Pemerintah Kabupaten Minahasa berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi teladan, menjaga nilai-nilai luhur budaya, serta membawa nama Minahasa semakin dikenal dan dibanggakan di tingkat nasional maupun internasional (*)



