MINAHASA UTARA, Jelajahterkini.com – Perjalanan 15 tahun PT Ratna Timur Tumarendem (RTT) dalam karya pelayanan kesehatan menjadi momentum memperkuat komitmen menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis dan berlandaskan kasih. Hal tersebut mengemuka dalam Misa Syukur HUT ke-15 PT RTT yang dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada karyawan yang telah mengabdi selama 25 tahun. Kegiatan berlangsung di Kapel dan Aula St. Anna Lembean, Rabu (7/10/2026), dan dipimpin Uskup Keuskupan Manado, Mgr. Benedictus Estephanus Rolly Untu, M.S.C. Direktur Utama PT RTT, Sr. Irenesa Pakadang, SJMJ, SE., M.AB., mengatakan usia 15 tahun bukanlah perjalanan singkat. Menurutnya, perjalanan tersebut menjadi bagian dari perutusan pelayanan kesehatan yang dijalankan secara profesional dengan tetap mempertahankan sentuhan kasih, ketulusan dan nilai kemanusiaan.

“Di tengah dinamika dan kemajuan teknologi kesehatan, satu hal yang tidak boleh berubah adalah jiwa dari rumah sakit ini, yaitu sentuhan kasih, ketulusan dan kemanusiaan,” ujarnya.
Ia mengusung semangat “Berjalan Bersama, Maju Bersama, Sukses Bersama” sebagai landasan seluruh jajaran PT RTT dalam meningkatkan kualitas pelayanan.
Untuk itu, tiga pilar utama terus diperkuat, yakni mutu klinis dan keselamatan pasien, tata kelola yang transparan serta akuntabel, dan kesejahteraan karyawan melalui budaya kerja yang humanis.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Minahasa Utara, Allan Mingkid, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan.
Ia menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, ramah dan berkualitas, termasuk kecepatan pelayanan obat setelah pasien mendapatkan pemeriksaan dokter.
Allan juga menyoroti komitmen Universal Health Coverage (UHC) agar masyarakat Minahasa Utara tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan tanpa terkendala persoalan administrasi kepesertaan BPJS.
Selain itu, pemerintah daerah terus mendorong penerapan Kawasan Tanpa Rokok (KTR) serta edukasi mengenai pola hidup sehat, mengingat penyakit kronis seperti hipertensi dan stroke masih menjadi perhatian dalam pelayanan kesehatan di Minahasa Utara.
Direktur RS Hermana Lembean, dr. Juriko Piter Pandean, M.A.R.S., Sp.KKLP, mengatakan HUT ke-15 PT RTT menjadi momentum memperkuat sinergi antara rumah sakit, pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan.
PT Ratna Timur Tumarendem saat ini menaungi lima rumah sakit, yakni RS Hermana Lembean, RS Budi Mulia Bitung, RS Kansia Tompasobaru, RS Gunung Maria Tomohon dan RS Budi Setia Langowan.
Pandean juga mengungkapkan bahwa pengembangan layanan terus diarahkan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Salah satu layanan yang sedang dipersiapkan adalah hemodialisa atau cuci darah, mengingat kebutuhan terhadap layanan tersebut terus meningkat.
Selain pengembangan layanan, kebutuhan ambulans dan persoalan akomodasi keluarga pasien juga menjadi perhatian dalam upaya meningkatkan akses pelayanan kesehatan.
Pada kesempatan tersebut, penghargaan diberikan kepada para yubilaris yang telah mengabdi selama 25 tahun. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kesetiaan, dedikasi dan pengabdian mereka dalam perjalanan panjang karya pelayanan kesehatan.
Peringatan HUT ke-15 PT RTT pun menjadi momentum refleksi sekaligus peneguhan komitmen untuk terus meningkatkan mutu pelayanan, memperluas akses kesehatan dan memperkuat kolaborasi dengan pemerintah serta seluruh pemangku kepentingan.
Dengan semangat berjalan bersama, maju bersama dan sukses bersama, PT Ratna Timur Tumarendem diharapkan semakin mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang profesional, cepat, humanis dan berlandaskan kasih bagi masyarakat.
DoKaLo




