TOMOHON jelajahterini.com– Danrindam XIII/Merdeka Brigjen TNI Wempi Ramandei memimpin upacara penutupan Latihan Kader Bela Negara bagi aparatur sipil negara (ASN), buruh dan pekerja swasta Tahun Anggaran 2026, di Dodik Bela Negara Rindam XIII/Merdeka, Tomohon, Sulawesi Utara, Kamis (1/10/2026).
Sebanyak 310 peserta resmi menyelesaikan latihan yang berlangsung selama tiga hari, sejak 29 September hingga 1 Oktober 2026.
Dalam upacara tersebut, Brigjen TNI Wempi Ramandei membacakan sambutan Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan RI Letjen TNI Gabriel Lema, S.Sos. yang memberikan apresiasi kepada seluruh peserta atas semangat dan kesungguhan mengikuti setiap rangkaian latihan.

Dalam pesan yang disampaikan, para peserta diingatkan bahwa berakhirnya pelatihan bukan berarti berakhir pula tanggung jawab sebagai Kader Bela Negara.
Sebaliknya, ilmu dan nilai yang diperoleh selama berada di Rindam XIII/Merdeka diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari serta dibagikan kepada lingkungan masing-masing.
“Setelah selesainya kegiatan ini, saudara sekalian telah menjadi Kader Bela Negara yang mempunyai peran penting dalam menyebarluaskan nilai dasar Bela Negara kepada lingkungannya masing-masing,” demikian pesan Kepala Badan Cadangan Nasional yang dibacakan Brigjen TNI Wempi Ramandei.
Latihan tersebut membekali peserta dengan sejumlah nilai dasar bela negara, di antaranya kecintaan terhadap tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan terhadap Pancasila, kerelaan berkorban untuk bangsa dan negara serta kemampuan awal dalam melaksanakan bela negara.

Dengan latar belakang peserta yang beragam, mulai dari ASN, buruh hingga pekerja swasta, keberadaan para kader diharapkan dapat memperluas penerapan nilai-nilai Bela Negara di berbagai lingkungan kehidupan.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam penutupan yang dipimpin Brigjen TNI Wempi Ramandei. Para kader diharapkan tidak hanya memahami materi yang diterima selama pelatihan, tetapi mampu menjadikannya sebagai sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari.
“Jadilah kader Bela Negara yang dapat membuat perubahan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara menuju Indonesia kuat, hebat dan bermartabat,” demikian pesan yang disampaikan dalam upacara penutupan.
Penutupan latihan turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, pemerintah daerah, Kesbangpol serta pejabat terkait dari sejumlah daerah di Sulawesi Utara.
Hadir pula Wakil Wali Kota Tomohon Sendy Gladys Adolfina Rumajar, S.E., M.I.Kom, serta sejumlah tamu undangan lainnya.




