Thursday, September 17, 2026
HomeUncategorizedSemokol Pagi, Damkar Minahasa Berjibaku Jinakkan Karhutla di Kasuang

Semokol Pagi, Damkar Minahasa Berjibaku Jinakkan Karhutla di Kasuang

Date:

MINAHASA, JelajahTerkini — Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kembali mendapat perhatian di Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara. Pada Sabtu pagi, 29 Agustus 2026, jajaran Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Minahasa bergerak cepat melakukan penanganan terhadap kebakaran yang terjadi di wilayah Kasuang.

Personel Pemadam Minahasa turun langsung ke lokasi untuk mengendalikan titik api dan mencegah kobaran meluas ke area lainnya. Respons cepat dilakukan mengingat kondisi vegetasi yang kering berpotensi membuat api menjalar dengan cepat, terutama apabila disertai hembusan angin.

Aktivitas penanganan tersebut turut disampaikan Steven Wolajan melalui ungkapan, “Semokol pagi, Karhutla Kasuang.” Ungkapan tersebut menggambarkan kesiapsiagaan personel Damkar yang sejak pagi telah berada di lapangan menjalankan tugas pemadaman.

“Petugas tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga melakukan upaya pendinginan terhadap area yang telah terbakar,” ujarnya.

Menurutnya, pendinginan menjadi bagian penting dalam proses penanganan kebakaran karena bara atau sumber panas yang masih tersisa dapat kembali memicu kobaran api.
Damkar Minahasa Siaga Hadapi Ancaman Karhutla

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa, Drs. Melky Luvy Rumate, M.Si., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai kejadian kebakaran, termasuk Karhutla.

Penanganan kebakaran lahan tidak hanya membutuhkan kecepatan, tetapi juga ketelitian dalam memastikan seluruh titik yang berpotensi menjadi sumber api kembali telah dikendalikan.

Area dengan semak belukar dan material kering dapat menyimpan bara meskipun kobaran utama telah berhasil dipadamkan. Karena itu, petugas perlu melakukan pemeriksaan dan pendinginan secara menyeluruh.

Kondisi medan juga menjadi salah satu tantangan dalam proses pemadaman. Keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama ketika petugas melakukan operasi di kawasan terbuka maupun area dengan vegetasi yang mudah terbakar.

Warga Diminta Tidak Lalai
Meningkatnya potensi kebakaran lahan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Warga diminta tidak melakukan aktivitas pembakaran sampah maupun pembukaan lahan dengan cara membakar tanpa pengawasan yang ketat.

Api yang semula digunakan untuk membersihkan lahan dapat dengan mudah merambat apabila kondisi lingkungan kering dan angin bertiup cukup kencang.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, atau indikasi kebakaran di kawasan permukiman, perkebunan, hutan maupun lahan terbuka.

Pelaporan sejak dini dinilai penting agar petugas dapat segera melakukan tindakan sebelum api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.

Respons Cepat Jadi Kunci
Penanganan Karhutla di Kasuang pada Sabtu pagi menjadi bagian dari upaya Damkar Minahasa dalam menjaga kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran.

Bagi petugas pemadam, setiap laporan harus mendapat respons karena kondisi kebakaran dapat berubah dalam waktu singkat. Kobaran yang awalnya terlihat kecil dapat meluas apabila tidak segera dikendalikan.

Tugas Damkar bukan hanya menyelamatkan bangunan dan fasilitas masyarakat, tetapi juga memiliki peran penting dalam melindungi lingkungan dan menjaga keselamatan warga.

Gerak cepat personel Pemadam Minahasa di Kasuang menunjukkan bahwa kesiapsiagaan menjadi faktor penting dalam menghadapi ancaman Karhutla, khususnya ketika kondisi lingkungan mendukung penyebaran api.

Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Minahasa pun terus mengingatkan masyarakat agar tidak lengah dan ikut berperan dalam mencegah terjadinya kebakaran.(*)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here