Thursday, September 17, 2026
HomeUncategorizedDari Minahasa ke Jepang, Tsunagu Japan Indonesia Buka Jalan Pemuda Menuju Dunia...

Dari Minahasa ke Jepang, Tsunagu Japan Indonesia Buka Jalan Pemuda Menuju Dunia Kerja Global

Date:

MINAHASA, JelajahTerkini — Yayasan Tsunagu Japan Indonesia terus memperluas akses kesempatan kerja internasional bagi generasi muda Indonesia melalui program pemagangan ke Jepang.

Sejak 2018 hingga 2026, yayasan tersebut tercatat telah memberangkatkan sedikitnya 1.500 peserta magang ke Jepang untuk mengikuti program kerja dengan masa kontrak selama tiga tahun.

Program ini menjadi salah satu upaya membuka akses bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan keterampilan, sekaligus membangun masa depan melalui kesempatan bekerja di Jepang.

Ketua Yayasan Tsunagu Japan Indonesia yang juga Anggota DPRD Kabupaten Minahasa, Liony Leontin Mongi, S.H., mengatakan program pemagangan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membantu membuka lapangan kerja bagi generasi muda, khususnya dari Sulawesi Utara dan Kabupaten Minahasa.

“Program magang ke Jepang ini bagian dari bagaimana kami membantu daerah, khususnya Sulawesi Utara dan Minahasa, dalam menciptakan lapangan kerja bagi anak-anak muda,” ujar Mongi, Rabu (27/8/2026).

Menurutnya, program tersebut terbuka bagi pemuda dari berbagai daerah di Indonesia. Namun, peserta yang berasal dari Kabupaten Minahasa menjadi salah satu yang paling banyak mengikuti program tersebut.
“Walaupun ada dari luar Provinsi Sulawesi Utara, tetapi yang paling banyak adalah anak-anak dari Minahasa,” ungkapnya.

Mongi menjelaskan, peluang pemagangan ke Jepang juga semakin terbuka seiring meningkatnya permintaan tenaga kerja dari sejumlah perusahaan di Negeri Sakura.
Untuk dapat diberangkatkan, calon peserta terlebih dahulu menjalani pelatihan selama enam bulan. Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mengikuti tahapan wawancara dan seleksi yang dilakukan bersama pihak perusahaan di Jepang.

“Setelah mengikuti pelatihan, kemudian wawancara dan diterima oleh pihak perusahaan di Jepang, maka Yayasan Tsunagu Japan Indonesia akan memproses keberangkatan,” jelasnya.

Selain memberikan pengalaman kerja internasional, program tersebut dinilai dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas melalui penghasilan yang diperoleh pekerja Indonesia selama bekerja di luar negeri.
“Selain membuka peluang kerja, program magang ini juga memberikan kontribusi terhadap pemasukan devisa negara melalui para pekerja Indonesia yang bekerja di luar negeri,” katanya.

Meski demikian, Mongi menegaskan bahwa orientasi utama program tersebut bukan semata-mata aspek ekonomi, melainkan bagaimana membuka kesempatan kerja yang lebih luas bagi generasi muda.

“Yang paling penting adalah bagaimana menciptakan lapangan kerja bagi pemuda-pemudi, khususnya di Minahasa,” tegasnya.

Ia pun mengajak para lulusan SMA dan SMK untuk berani melihat peluang kerja di tingkat internasional serta tidak ragu keluar dari zona nyaman.

“Untuk adik-adik yang sudah lulus SMA atau SMK dan ingin bekerja ke luar negeri, khususnya Jepang, tetap semangat. Jangan takut keluar dari zona nyaman dan gunakan kesempatan ini untuk mengikuti program magang ke Jepang,” pungkasnya.

Melalui program tersebut, Yayasan Tsunagu Japan Indonesia berharap semakin banyak generasi muda Indonesia yang memiliki kesempatan memperoleh pengalaman kerja internasional, meningkatkan kompetensi, dan membawa manfaat bagi keluarga maupun daerah asalnya.(*)

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here