Monday, August 17, 2026
HomeMinahasa UtaraEmpat Atlet Hapkido Sulut Gemilang di Hong Kong, Kezia Rai Emas: Apresiasi...

Empat Atlet Hapkido Sulut Gemilang di Hong Kong, Kezia Rai Emas: Apresiasi Langsung dari Ketua Ormas Adat Pa’ Esaan Ne Tu’a–Tua Tonaas Izhak Tambani

Date:

MINAHASA UTARA, Jelajahterkini.com — Empat atlet Hapkido asal Sulawesi Utara menorehkan prestasi membanggakan pada 3rd Asian Hapkido Championships & 3rd Asian Youth Hapkido Championships 2026 yang digelar di Hong Kong, Sabtu, 15 Agustus 2026.

Keempat atlet tersebut yakni Kezia Tesalonika Umboh dari Airmadidi, Minahasa Utara; Wendy Hezkia Rarung dari Kauditan, Minahasa Utara; Gracia Karin Tanwijaya dari Kota Bitung; serta Andreas E. Waturandang.

Kezia menjadi sorotan setelah berhasil meraih medali emas sekaligus gelar The Best Player pada nomor pertarungan putri senior kelas Over 55–59 kilogram. Di final, Kezia mengalahkan atlet tuan rumah Hong Kong, Wong Pui Lam, setelah sebelumnya menghadapi wakil Thailand, Nichapha Inthaising.

Sementara itu, Wendy Hezkia Rarung meraih medali perak setelah mencapai final nomor Daeryun kelas 72 kilogram putra. Medali perak lainnya disumbangkan Gracia Karin Tanwijaya pada kategori Daeryun Female Senior Under 55 Kg. Adapun Andreas E. Waturandang belum berhasil meraih medali, namun tetap memberikan perjuangan maksimal bagi tim Hapkido Sulawesi Utara.

Prestasi tersebut semakin istimewa karena diraih bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus membawa nama Sulawesi Utara dan Indonesia ke panggung olahraga Asia.

Apresiasi turut disampaikan Ketua Ormas Adat Pa’ Esaan Ne Tu’a–Tua Minaesa Sulut sekaligus pengusaha tonaas, Izhak Tambani. Ia menyampaikan kebanggaan atas perjuangan para atlet dan menilai prestasi tersebut membuktikan bahwa atlet daerah mampu bersaing di tingkat internasional apabila mendapatkan pembinaan dan dukungan yang tepat.

“Saya mengucapkan selamat yang sebesar-besarnya kepada Kezia, Wendy, Gracia, dan seluruh tim Hapkido Sulawesi Utara. Di hari kemerdekaan ini, mereka telah menjadi pahlawan bagi daerah dan bangsa,” ujar Izhak.

Kezia juga menyampaikan rasa syukur atas pencapaiannya serta mengapresiasi dukungan Izhak Tambani selama proses latihan dan persiapan kejuaraan.

“Medali emas dan gelar The Best Player ini tidak terlepas dari dukungan penuh yang diberikan oleh Bapak Izhak Tambani. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang luar biasa. Ini adalah persembahan kami untuk Indonesia di hari kemerdekaan,” kata Kezia.

Keberhasilan tersebut melanjutkan rekam jejak prestasi Kezia yang sebelumnya meraih emas PON XXI Aceh-Sumatera Utara 2024 dan menjadi juara Asia Tenggara pada 2025. Wendy juga memiliki catatan prestasi melalui emas Kejurnas 2022, perunggu Kualifikasi PON 2023 dan perak PON XXI 2024. Sementara Gracia sebelumnya meraih emas South East Asia Hapkido Championship 2025.

Prestasi empat atlet tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan, latihan dan pengalaman bertanding dapat mengantarkan atlet daerah bersaing di tingkat internasional. Medali dan perjuangan mereka dari Hong Kong pun menjadi kado istimewa bagi Indonesia, Sulawesi Utara, dan khususnya Minahasa Utara di momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

DoKaLo

spot_imgspot_img

Terbaru

spot_imgspot_img

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here